SHORTFIC : Park Jinyoung (Junior)


Bandara hari ini sepi, tumben. Biasanya tengah malem pun masih rame. Chanyeol udah kirim orang buat jemput aku karna dia gak bisa jemput. Dia harus nyiapin debut band abalnya itu. Akhirnya band dia debut juga setelah 7 taun luntang lantung gak jelas.

“Yang mana orangnya? Aku udah sampe nih,” aku telepon Chanyeol.

“Kirimin aja fotonya ya, aku lagi sibuk nih,” katanya dan oke, 5 menit kemudian dia kirim foto orang yang mau jemput aku.

HQ dong fotonya Park Chanyeol ah,” aku ngomel sambil duduk di kursi tunggu.

Di samping kanan ada beberapa orang yang lagi nunggu. Dan mereka refleks liat kearah aku pas aku duduk. Risih juga diliatin gitu. Terus ada seorang bapak nyamperin.

“Dek, lagi nyari orang ya?”

“Oh iya pak, kalo liat orang ini,” kata aku sambil nunjukin foto yg tadi dikirim Chanyeol, meski agak burem.

“Tadi orangnya kesana,” ucap bapak itu nunjuk sebuah arah.

“Oh iya makasih,”

Daripada terus risih disitu, mending ikutin kata bapak tadi. Tapi gak ada siapa siapa di daerah sini. Pojokan pula. Gimana kalo ada orang jahat?

Ditengah kebingungan itu, ada seseorang yg keluar dari toilet cowok. Muka dia keliatan kaget dan clueless banget antara bingung sama polos. Kelewat polos. Ganteng juga sih.

“Kamu.. adiknya Chanyeol kan?”

“I.. iya.. kok tahu?”

“Daritadi aku cariin kamu kemana-mana, Chanyeol titip buat jemput kamu disini soalnya dia gak bisa dateng,”

“O…h jadi kamu? Abis Chanyeol kirim foto kamu burem gitu?”

“Yaudah yuk, mau pergi sekarang?”

“Iya.”

“Baju kamu tipis banget? Nih pake,” dia ngasihin jaketnya sementara dia sendiri tinggal pake kaos putih polos. Dan itu malah……… makin ganteng?

image

By : ririnovi

SHORTFIC : Park Jinyoung (Junior)


“Bisa gak ya, bisa gak ya, bisa gak ya,” aku terus ngetuk ngetuk ujung sepatu karena gugup. Hari ini ada audisi buat creative staff di JYP dan JYP adalah salah satu perusahaan impian aku. Udah bawa contoh hasil karya, dan udah dibikin semaksimal mungkin tapi tetep aja gugup. Kayanya orang lain punya yang lebih bagus deh. Apa enggak ya? Apa iya ya? Gimana dong? Mana dateng sendiri gak ada temen sama sekali.

“27391” speaker bunyi dan itu nomor antrian aku. Dengan gugup, masuk ruang audisi dan berhadapan sama juri. Nyerahin contoh hasil karya.

“Gambaran kamu unik, bisa langsung gambar disini?” tanya seorang juri.

“Bi.. bisa kok.”

“Gambar apa ya?” Staf itu bingung sendiri. “Oh bentar,” dia keluar dari ruangan dan masuk lagi bareng sama satu orang.

“Junior, berdiri bentar ya, senyum. Dia mau gambar kamu,”

Orang yg dipanggil Junior itu otomatis nengok dan senyum 1000watt ke arah aku. Lemes, tapi kaku. Fak. Gak tau gimana rasanya.

“Kamu bisa gambar aku?” tanyanya dengan eyesmile.

“Ehm.. bisa..”

“Yaudah kalo gitu ayo mulai,”

Dia senyum selama aku gambar dan.. itu kayanya gambar terindah yang pernah aku buat.

image

“Bagus,” pujinya masih dengan senyum itu.

By : ririnovi

FF JJ PROJECT : MY PROJECT IS YOU


Title

My Project Is You

Cast

JJ Project’s Im Jaebum (JB) who also known as GOT7’s JB

JJ Project’s Park Jinyoung (Jr.) who also known as GOT7’s Jr.

Han Neul Chan

Park Ni Chan

Genre

Romance, School-Life

Rating

Teenage

Length

One-shoot

Author

Nesha

***

“aku tak mau berada dalam satu kelompok dengannya, tingkatan kami berbeda, aku adalah senior disini, sedangkan dia…” tunjuknya pada Jin Young. “dia hanya pemula yang tak memiliki bakat apapun!”.

“apa maksudmu, hah? Dia diterima di sekolah ini  karena bakat dancenya! Jaga ucapanmu” yeoja yang bernama Ni Chan membantah ucapannya.

“sudahlah, Ni Chan. Bukan hak kita untuk melarangnya berkata seperti tadi” Jin Young seakan pasrah pada keadaan. “tapi aku tak terima kau menghina dan merendahkanku dengan sebutan tanpa bakat seperti itu”

“ah ne.. arrasheo. Buktikan kalau memang kau punya bakat itu! Minggu depan, disini, aku tunggu kau untuk battle dance. Biarlah yang lain menjadi juri dan saksi atas kemenanganku juga ketidakbakatanmu akan apapun, bagaimana?” tawarnya pada Jin Young.

“ya, aku terima tawaranmu. Akan ku tunjukkan seluruh bakatku pada semuanya, terutama kau!” Jin Young yakin dengan ucapannya itu.

“terserah apa katamu, tapi kau harus tau. Aku.. Im Jae Bum tidak akan mungkin kalah hanya karena pemula sepertimu, cam kan itu!” ia pun pergi meninggalkan Jin Young dan Ni Chan. Tak lupa ia menarik tangan Neul Chan dengan kasar.

Continue reading

CUMA MIMPI ‘~’


Jadi ini adalah sekumpulan mimpi-mimpi (tentang kpop kpop-an aja). Sebenernya tentang mimpi-mimpi ini cuma ditulis di buku, cuma karena kesel soalnya tiap dapet mimpi yang muncul jongin lagi jongin lagi, jadi akhirnya memutuskan untuk ditulis disini. Iya emang alasannya gak nyambung, cuma kesel aja sama jongin. Kesel tapi seneng. Lebih banyak senengnya. Hahay.

Ehm banyak bacot ya? Okedeh ini sebenernya mimpi dari jaman kapan sampe jaman sekarang. Insyaallah bakal terus di update setiap mimpi baru. Mulai aja deh kayanya yaaaaa wkwk.

Continue reading

FF JJ PROJECT : INVITATION CARD


Title

INVITATION CARD

 

Main Cast

Park Ni Chan -21 years old-
Park Jin Young (Jr.) -22 years old-

 

Support Cast

Im Jae Bum (JB)
Yoomi (OC)

 

Genre

Friendship, romance

 

Rating

Teenage

 

Length

Ficlet

 

Author

@ririnovi

 

Ini FF khusus buat ulangtahun salah satu manusia kesayangan aku, Park Jin Young. Bukan JYP ya maksudnya, ini Park Jin Young muda, anaknya JYP. Sebut aja Jr. JJ Project, wkwk (banyak omong). Sebenernya waktu itu bingung, mau bikin FF buat ulangtahun Chen atau Jr., tapi jadinya ya Jr. ini. Asalnya juga mau masukin Chen disini, jadi kan meskipun gak dibikinin FF, dia tetep ada disini. Tapi dipikir-pikir, dia gak dapet peran juga, dan nanti kesannya maksa kalo tetep dimasukin. Jadi maaf ya Chen, mungkin lain kali 😉

Okai. Jr. is coming..

***

19 September
Aku sedang menunggu kedatangan Jinyoung. Dia memintaku untuk datang ke restoran tempat pertama kali kami bertemu. Katanya ada yang ingin dia sampaikan padaku. Ya, semoga saja ini adalah hari yang baik.

Aku dan Jinyoung sudah berteman cukup lama. Hampir dua tahun. Dan selama itu aku selalu pergi bersamanya kemana pun. Mungkin hal itulah yang membuatku perlahan menyukainya.

Aku tidak asal berharap, karena teman-temanku bilang Jinyoung juga menyukaiku. Maka dari itu aku menunggu untuk saat-saat indah dimana dia mengutarakan perasaannya padaku.

Continue reading