My 21st!


Agak kesel sebenernya kalo ulang tahun hari Minggu. Apalagi kalo hari Minggu nya gak ada kegiatan. Emang di tanggal 20 November kemarin aku gak ada jadwal mau kemana-mana, jadi udah pasti diem di rumah, jadi udah mikir bakalan garing ulang tahunnya. Tapi, siapa sangka?


Di hari Sabtu, aku kuliah sampe jam 8 malem. Pulangnya seperti biasa kita segeng pergi makan, kali ini kita milih pergi ke Fourspeedlab yang dulu namanya Groundzero dan entah kenapa diganti setelah renovasi. Sebenernya konsep tempatnya masih sama, cuma ada beberapa aja yang diganti, tapi yang paling berubah itu makanannya sih. Tadinya kan kita kesana mau cari ramen, tapi ternyata sampe sana gak ada ramen di buku menunya. Konsep tempat makannya emang kaya foodcourt, jadi tiap counter punya menu masing-masing, jadi menunya juga banyak kan, cuma ini kok jadi sedikit? Kita udah bingung mau apa, udah kepikiran mau pergi aja gak akan makan disitu tapi gak enak juga. Disitu sepi, paling cuma ada 3 atau 4 meja yang keisi, jadi kalo kita pergi keliatan banget. Sebenernya gak masalah ya, tapi ya tadi itu, gak enak aja, haha.

Jadi kita akhirnya pesen sebuah mini pizza, warnanya merah dan katanya ini pedes makanya kita pesen itu. Tadinya mau sama baso tahu juga cuma ternyata belum ada, katanya counter nya baru buka kemarin jadi makanannya belom ready. Dan itu kita makan sharing berempat. Kebayang gak lo lo semua, makan pizza kecil dan sharing berempat. Rasanya juga biasa aja sih. Setelah kita makan itu juga kita langsung pergi, niat nyari ramen lagi yang akhirnya ke Ramen Bajuri. Sekitaran jam 10 kita pulang, gak kemana-mana lagi. Seperti biasa aku pulang bareng Rhisma, dan gak ada hal janggal yang terjadi hari itu.

Karena lelah, jam 11 langsung tidur. Inget banget sebelum tidur liat jam 11:04. Setelah itu matiin ponsel.

Saat itu belum mimpi.

Semuanya gelap, nyenyak banget tidurnya.

Sampe ketika..

“Happy Birthday…!”

Suaranya sih emang gak kenceng-kenceng banget, tapi aku bisa terbangun karena suara itu. Berasa mimpi, tapi kepala kerasa pusingnya karena bangun tidur tiba-tiba. Dan ya, bukan mimpi ternyata. Beneran ada mereka berdua datang, tengah malem. Rhisma dan Rina.

Mereka bawa kue dan udah nyalain lilin, ketawa-ketawaan. Saat udah agak sadar, tiup lilin lalu nyalain ponsel. Jam 12, lebih dikit. Ini bener-bener surprise karena tadi kan aku baru aja pulang bareng Rhisma. Dan Rina sekarang lagi magang di Jakarta, udah tau sih dia bakal pulang ke Bandung, tapi gak nyangka bakal dateng.

Tengah malem ribut di rumah orang.

Kita potong kue dulu, dan suprise lagi. Mereka ngasih tiramisu, yang saat itu aku lagi pengen, dan aku gak pernah bilang ke mereka aku lagi ingin tiramisu. Luar biasa. Aku gak ikut makan kuenya karena masih kenyang ramen.

Dan mereka juga memberi kado. Aku gak ada clue sih mereka mau ngasih apa. Fyi, tahun ini konsep kado ulang tahun kita tentang sompral. Pokoknya kalo mau ulang tahun jangan ngomong yang aneh-aneh, nanti terkabul. Waktu Rina ulang tahun, dia dikasih miniatur Chitato  dan Chitato asli karena dia suka ngatain Ten Chittapon dengan nama Chitato. Dan saat itu dia gak suka sama Ten. Juga Rina pernah bilang, dia tiap ulang tahun selalu dirayain di Alfamart, inginnya di rumah. Jadilah sebenarnya kita bertiga saat itu ke Alfamart, tapi sepulang dari situ langsung ke rumah Rina tanpa sepengetahuannya. Kalo pas Rhisma, dia ngatain rambut Bobby kaya lap pel, dan beneran dikasih lap pel buat dipake di kepala, juga beberapa hari sebelum ulang tahun dia sempet bilang ingin mengerti rasanya jadi (maaf) banci, jadi kita kasih peralatan pendukung. Juga dia pernah liat gantungan ponsel Nokia di Heartwarmer dan sok sok nanya retoris, “Orang masih ada gak ya yang beli gantungan kaya gini?”, Tada! Kita beliin khusus untuk Rhisma.

Dan kali ini giliran aku, apa ya kira-kira?

Iya, itu kardus pernah dipake buat bungkus kadonya Rhisma dan sekarang balik lagi ke aku. Emang ya, waktu Rina ulang tahun kan kardusnya pake tempat mainan keponakannya Rhisma, terus diminta balik lagi kardusnya jadi itu beneran cuma tempat bawa kadonya, sampe rumah Rina diambil lagi. Gak modal tuh beneran ya?

Mau minta maaf dulu. Maaf kalau resolusii videonya jelek, karena itu direkamnya langsung pake Instagram Story. Maaf juga ya, aku tuh baru bangun tidur jadi.. ya gitu haha.

Seperti yang sudah bisa dilihat disana, aku dikasih

Continue reading

Advertisements

#4yearswithEXO


image

Now Playing : EXO – Promise

Sebenernya aku terlalu sibuk buat bikin postingan apapun (Iya, WINNER aja kemarin gak beres. Red Velvet ngebeku di draft. Dan NCT belum mulai apapun. Tapi terimakasih karena lagi-lagi, kalian yang membawa aku untuk menulis disini kembali. Dan beberapa waktu lalu emang blog ini ada error, entah kenapa gak bisa ngeposting. Jadi tiap mau posting (Publish or Draft gagal terus). Jadi, kesannya mati aja blognya.

Aku kembali bukan bawa lagu baru, MV baru, atau apapun yang baru-baru. Mungkin hanya suasana baru. Gak ada hubungannya dengan berita Kai beberapa hari lalu, walau nanti mungkin aku akan menyinggung hal itu sedikit.

Tahun lalu buat postingan yang agak gloomy, karena kalian tahu sendiri gimana kita melewati perjalanan dari tahun ke 2 ke tahun ke 3 penuh dengan rintangan. Dan kali ini, aku gak akan kasih tema apapun. Hanya bercerita tentang setahun belakangan. Memori apa saja yang sudah tercipta bersama mereka-mereka ini. Semua hal yang aku ingat menyangkut aku dan mereka.

Jadi tahun lalu, mereka mulai konser kedua (EXO’luXion) dan memulai cerita sebagai grup beranggotakan 9 orang karena (lagi-lagi) ditinggal 1 member Tiongkok. Saat itu aku yakin gak ada perasaan apapun. Kesel, ya sedikit karena saat dia masih diisukan sakit sampe pake tongkat dan pergi sendiri ke apotek itu, aku masih berharap kesembuhannya. Aku masih percaya setelah hal-hal buruk yang terjadi dia gak akan pergi. Tapi ternyata aku salah. Kita diberikan cerita tentang ayahnya yang maksa dia buat keluar dari grup, dan setelah perdebatan panjang, dia setuju. Ya udah. Kita sudah pernah mengalami hal ini 2 kali, jadi saat terjadi yang ketiga, udah biasa. Konser tetep jalan dengan 9 orang.

Lay mulai banyak membuka karir di negaranya sendiri. Dia ikut variety show ini itu, sampe bikin lagu solonya sendiri disana. Itu berimbas dia gak bisa ikut promo bareng EXO sesering sebelumnya. Dan itu juga sangat mengganggu kesehatannya. Beberapa kali Lay diberitakan sakit, dan itu cukup bikin sedih karena saat itu dia jauh dari member lain. Karena jauh itu juga, mulai banyak rumor bertebaran bilang kalau Lay juga gak lama lagi bakal ninggalin EXO demi karir solonya. Tapi seringkali juga Lay bilang dia bakal stay. Dia gak pernah lupa buat ikut promosiin grupnya disela promosi individunya itu. Dia selalu menyebut nama EXO setidaknya sekali dua kali, bukti kalau dia gak pernah melupakan saudaranya di belahan dunia sana. Itu membuat kita bisa memilih, mau percaya atau enggak pada Lay?

Tahun 2015 juga EXO comeback dengan album EXODUS [Single: Call Me Baby]. Comeback EXO paling bikin resah seantero raya karena ada games berupa pathcode dari SM. Fans disuruh menebak, kira-kira apa kode yang dibutuhkan di hari itu untuk bisa membuka teaser foto para member. Setelah kita pusing-pusing mikir, eh Suho sendiri bilang dia gak ngerti apa maksud dari pathcodes itu πŸ˜€ Plus, ini pertama kalinya SM buat album EXO dengan cover per member. Hal yang saaaangat membingungkan untuk para EXO-L yang multibias, haha.

Setelah sukses merilis album yang diberi judul EXODUS tadi, dirilis lagi Repackage Album yang diberi judul Love Me Right, sama dengan judul lagunya. Sebelumnya, di EXO’luXion mereka ada special stage, yaitu membawakan lagu yang dibuat oleh Lay dengan bantuan lirik dari Chanyeol dan Chen. Lagu yang berjudul Promise (EXO, 2014) itu sukses bikin anak orang yang dengernya nangis tersedu-sedu. Dari judulnya aja mungkin udah pada ngerti kenapa. Meski Lay bilang itu bukan lagu sedih, karena lagu itu sebenarnya menceritakan tentang mereka yang tetap stay setelah kejadian di 2014. Ya kita tetep aja sedih inget kejadian-kejadian itu, iya gak guys?.

Lagu Promise itu akhirnya masuk di album repackage, dan jadi hits andalan di EXO’luXion sebelum akhirnya di akhir tahun diganti dengan lagu Sing For You, untuk keperluan promosi album natal mereka. Lagu ini gak kalah sedih dan bikin nguras otak juga. Dari teaser kita dibikin bingung karena mereka pake baju astronot dan sedang melihat ke sebuah paus? Bingung kan? Padahal maksudnya bener-bener indah banget. Bisa dibaca disini aja, karena kalau dijelaskan akan panjang lagi. Nah, udah tuh EXO ngerilis 3 album dalam satu tahun. 1 full album, 1 repackage dan 1 mini album.

Ngomong-ngomong soal konser, pasti selalu ada yang spesial untuk konser di Jepang. Begitu pun tahun kemarin. Konser sampe 9 hari (kalau gak salah?). Tapi sayang Lay gak bisa ikut karena kegiatannya di Cina. Berita yang sama juga muncul saat EXO bakal konser di Amerika Latin. Lay gak bisa ikut juga karena kegiatan solonya. Sedih ya 😦

Kai gak sempet ikut konser di satu negara Amerika Latin karena masalah Visa. Tapi di negara selanjutnya, dia bisa ikut.

Untuk konser di Indonesia sendiri, diadakan di BSD City Serpong Tangerang, tepatnya di ICE. Tanggal 27 Februari 2016. Udah semangat banget buat nonton dari bulan-bulan sebelumnya, tapi gagal pas tahu tanggal 27 gak bisa pergi 😦 Sedihnya banget sih 😦

Gak lama dari situ, awal Maret konser EXO’luXion resmi selesai dengan konser terakhir di Seoul. EXO’luXion [dot]. Dan juga ada EXO’luXion Epilogue, yaitu tanya jawab bareng Shim Jaewon, director untuk konser ini. Terakhir sih kemarin bintang tamunya Chanyeol.

Terakhir kemarin, menjelang anniversary EXO yang keempat, ada berita yang bikin gempar satu fandom (atau mungkin dua?). Tanggal 1 April 2016, Dispatch merilis foto-foto bukti kalau Kai dan Krystal pacaran. April-fools? Bukan. Ini real. Dan harus dipercaya. Agak sulit emang. Sampe sekarang aja aku masih agak.. gimana gitu. Bukan masalah gimana-gimananya sih (bingung kan), ya nanti juga kalian-kalian ini bakal merasakan lah, punya bias ketauan dating. Apalagi udah kealamin dua kali. Punya bias 2. Baekhyun dan Kai. Dua-duanya member yang ketauan dating. Rasanya ya.. gitu.

Tapi selalu ada hal yang bisa disyukuri dari semua hal. Dari sini, belajar menghargai orang lain yang beda pendapat. Karena satu fandom bukan berarti satu otak. Satu fandom bukan berarti satu suara. Satu fandom bukan berarti satu keyakinan. Tapi, dari hal yang beda-beda itu, gimana sih caranya supaya punya fandom yang tetep kuat dan kokoh? Dan disanalah kebersamaan itu diuji.

Banyak juga nemu temen-temen baru, ngumpul di grup LINE. Dan sempet meet-up sama Lidya, jurnalis UNPAD yang bentar lagi lulus. Tungguin gue, Lid! Rekan-rekan EXO-L seangkatan yang belom sempet ketemu karena jauh semisal Harum, ada juga Tifah, banyak deh ya, yang kesebut cuma 3 πŸ˜€

Saat aku menulis postingan ini, bukan tanggal 8. Bahkan sekarang udah tanggal 11. Tapi, Jongin juga belom ngucapin apa-apa kan di fanboard? Haha. Jadi gak ada kata terlambat untuk mengucapkan selamat untuk kalian! 4 tahun setelah debut, banyak banget yang udah dilaluin. Makin kuat ya kalian, kalo kalian kuat, EXO-L juga makin kuat. Jaga kesehatan, aku gak mau kalian kalo jalan kaki mesti dipapah atau pake tongkat atau pake kursi roda. Aku mau kalian semua sehat tanpa cela. Jongin, cepet sembuh kakinya. Jangan sok sok main ski kalo akhirnya luka. Jangan sok sok pecicilan kalo akhirnya keseleo. Oh God, I’m getting emotional over that boy.

Sehun yang lagi shooting film, semangat! Baekhyun juga yang lagi capek karena pulang pagi terus buat shooting drama, jangan lupa minum vitamin. Xiumin jangan kebanyakan diet lah bro, makan ya makan aja. Semua sayang Xiumin mbul, kok. Chen, jangan peduliin orang lain bilang album kamu lakunya sedikit lah, kamu member underrated lah, sesungguhnya mereka hanya tak tahu underrated versi EXO akan berbeda dengan underrated-underrated lain. Dan selama kamu percaya diri, Chen bakal selalu jadi member yang kita banggakan. Kamu punya sesuatu spesial yang gak orang lain punya.

D.O, kalau kamu pengen punya pacar, carilah sekarang kak, asal jangan pamer sama kita. Kalau kasian ke pacar karena kesibukan kamu, ya carilah pacar yang bisa mengerti akan hal itu. Inget, jangan pamer ya, aku gak mau tahu siapa pacar kamu kok. Dan Chanyeol, kapan nih filmnya rilis? Tayang di Indonesia gak ya? Sukses deh, penasaran juga karena ini film Cina, akankah Chanyeol se-mandarin itu?

Lay, jangan sakit-sakit lagi. Gak masalah kok sekali-sekali kamu izin buat gak ikutin jadwal, asal kamu sehat. Gak maksain. Jadwal padet tapi badan lemah gak akan membantu apa-apa. Percuma bilang baik-baik aja kalau yang keliatan gak baik-baik. Aku tahu maksud kamu biar orang-orang gak khawatir, tapi itu sama sekali gak membantu. Gak ada yang bisa biasa aja liat kamu sakit. Malaikat aja khawatir. Jangan sakit lagi ya.

Suho bilang, semakin kesini EXO dan EXO-L semakin dekat. Iya, semoga semakin dekat untuk alasan baik. Sebenernya, aku gak tahu mesti bilang apa lagi ke Suho karena, dia sudah melakukan yang terbaik di tahun ini. Kemampuan bahasa Inggrisnya meningkat sangat signifikan. Dia bahkan bisa ngerti saat ada orang yang nanya pake bahasa Inggris tanpa harus ada bantuan translator. Sungguh bangga sama Papa. Terus jaga anak-anak yang lain ya, meski mereka mungkin agak susah diatur, tapi mungkin Tuhan menunjuk Suho jadi leader karena cuma dia yang bisa menjinakkan mereka. Dan jangan lelah, kamu boleh ngeluh, malah harus ngeluh sekali-kali. Tapi tolong, jangan sampai lelah.

Terakhir, Jongin. Aku masih kesel sama kamu, fix. Gak mau bilang apa-apa lagi. Kadang sayang butuh marah juga kan.

Lebay banget sih gue yang terakhir? Haha.

Intinya, tahun depan aku masih ingin posting yang seperti ini. Masih ingin kilas balik selama setahun apa aja yang udah terjadi sama kalian. Sama hati aku yang tercabik-cabik beribu kali oleh kalian. Gak masalah. Ini semacam melatih perasaan sendiri ya. Karena seseorang pernah bilang, hubungan fans dan idol itu hubungan yang sangat spesial. Gimana ceritanya seseorang bisa sejatuh itu pada orang asing yang cuma dia kenal topengnya aja? Gimana ceritanya seseorang bisa merasa disayang oleh orang yang dia sendiri gak tahu bahkan namanya siapa? Rumahnya dimana? Latar belakangnya seperti apa?

Dan dengan perasaan yang baru itu, aku bangga. Kalian semua juga harus bangga. Karena gak semua orang berkesempatan merasakan hal asing itu. Kalian yang terpilih.

Dan satu lagi, mereka mengajarkan satu hal lagi. Jangan percaya gitu aja dengan omongan orang asing. Jangan pernah.

HAPPY 4TH ANNIVERSARY, MY BOYS!!!

.

.

By : ririnovi

My first 2(n) birthday!


Terimakasih ya semuanya, ucapannya, doanya, hadiahnya, dan seeeemuanya! Seneng banget πŸ™‚

Jadi pengen cerita dari awal aja ya. Ini agak panjang waktunya, dari H-sekian sampe H+sekian.

Tanggal 18 November 2015, H-2 sebelum ulang tahun, aku gak ada perasaan apa-apa, ya orang belum ulang tahun juga. Pulang kantor jam 4 dan pergi dulu ke suatu tempat. Sampe rumah baru jam 6 sore. Pas baru sampe gerbang depan rumah, eh ada tamu. Baru dateng juga, tapi kaya kenal? Ya iyalah, orang itu Rhisma sama Rina. Pas banget aku datang, mereka datang. Tadinya mereka mau bikin surprise gitu, tapi aku keburu datang, haha. Belum sempet duduk, aku udah disuruh ambil dua piring. Apa lagi mereka ini. Ambil 2 piring, terus mereka ngusir aku dari rumah sendiri, kan gak sopan banget?? Yang berakhir, mereka diluar rumah untuk menyiapkan segalanya.

Karena mereka lama, aku sempet keramas dulu, haha.

Terus mereka ternyata nyiapin dua piring puding vanila yang udah dikasih vla. Satu bentuk bulet, satu lagi bentuk love. Yang love gak sempet difoto udah keburu abis duluan πŸ˜€

image

Jadi emang sebenernya aku request ke semua orang pengen puding aja gak mau kue, meski sebenernya pengen puding cokelat sih tapi it’s okay. Aku tetep suka karna, hey ini puding dan fla πŸ˜€

Mereka cerita rencana ini sempet bakal batal karena Rhisma ditungguin pacarnya di rumah, pudingnya sempet mau dikasih ke orang lain (read: si onta, temenny Rina). Cuma akhirnya jadi meski mereka gak lama dateng ke rumah juga. Aku tetap sayang kalian!<3

image

image

image

image

Sebelum pulang, mereka ngasih kado yang bener-bener berat. Udah curiga sih, ini kadonya boongan, dikasih pemberat atau apalah padahal kadonya ringan banget. Tapi mereka bilang enggak.

Pas mereka udah pulang, baru dibuka kadonya. Dan.. taunya..

image

Iya. Kelapa.

Continue reading

Korea Indonesia Film Festival 2015


image

Huft.

Ini pengalaman nonton KIFF yang pertama, dan kesannya.. gitu deh.

Jadi berawal dari pengumuman KIFF Oktober ini, list film apa aja yang bakal tayang. Ada SMTown The Stage! Semangat banget nih buat nonton, karena film yang ditayangin saat KIFF cuma dibandrol 10 ribu rupiah aja. Bayangin, SM Town The Stage dari harga asli 75 ribu bisa ditonton hanya dengan 10 ribu saja! Wow! Terus ada juga Collective Invention, film nya Kwangsoo yang jadi monster ikan. Banyak deh, ada juga film Indonesia, salah satunya Filosofi Kopi. Banyak film yang pengen ditonton, tapi jadwal pastinya belum diumumin, baru dikasih tau kalo KIFF ini dari tanggal 28 Oktober sampe 1 November.

Besoknya, jadwal udah keluar. Untuk di CGV Blitz Istana BEC Bandung, jadwalnya seperti ini :

image

Itu ngurut dari tanggal 28 Oktober – 1 November.

28 Oktober :
18:30 Love Forecast
20:50 3 (Tiga)

29 Oktober :
15:00 Surga Yang Tak Dirindukan
17:25 Magic Flute (FREE)
19:45 Perfect Proposal

30 Oktober :
15:00 Love Forecast
17:20 Filosofi Kopi
19:40 The Piper

31 Oktober
11:20 Into The Thin Air (FREE)
13:05 SM Town The Stage
15:15 Biji Kopi Indonesia
16:50 Collective Invention
18:45 Mourning Grave
20:45 Surprise Movie

1 November
11:00 Assassination
13:40 Set Me Free
15:50 Accidental Detective
18:10 Veteran
20:35 Twenty

Film yang aku incar saat itu adalah SM Town The Stage, Mourning Grave, Accidental Detective dan Twenty. Liat jadwal, SM Town The Stage gak memungkinkan banget karena jam segitu aku ada kelas. Gak masalah sih karena udah pernah nonton juga. Paling hari Sabtu nonton Mourning Grave aja. Twenty juga di hari Minggu-nya kemaleman. Huh.

Temen-temenku yang lain mau nonton SM Town The Stage dan Collective Invention hari Sabtu, tapi aku berkemungkinan gak bisa nonton dua film itu. Jadi gak ketemu mereka deh. Aku nonton Mourning Grave aja bareng Rina dan Rhisma yang kebetulan gak bisa nonton juga di siangnya. Besoknya, aku dan Rina mau nonton Accidental Detective. Udah persiapan banget dari 2 minggu sebelumnya top-up Blitzcard supaya bisa beli tiket online. Kalo beli offline, bisa kalah sama yang online, mikirnya gitu.

Aku masih agak sedih sih karena Twenty malem banget. Kalo Sabtu sih oke, ini Minggu pula. Hm. Iseng ajakin temen, eh dia mau! Yes!

Tanggal 24 Oktober, penjualan tiket dibuka. Di twitternya CGV udah dikasih tahu bahwa penjualan tiket online dan offline serentak akan dibuka pukul 12:00 siang. Siap-siap nih. Jam setengah 11 aku buka websitenya, belum bisa beli tiket. Ya sudah, nunggu dulu.

Jam 12 pas, temenku Kokom ribut karena katanya tiket SMTown The Stage tinggal dua baris paling depan. Loh?? Perasaan baru dibuka??

Continue reading

150714 Break Fasting with Rhisma and Rina


Lebay gak sih kalo ini disebut buka bareng sekalian reunian? Gak berlaku sih buat aku dan Rhisma, hello.. Seminggu dua kali ketemu di kampus. Mungkin ini edisi reunian kita bertiga, karena udah jarang banget kumpul. Terakhir tuh.. Kapan ya? Waktu ke Korean Bistro itu kah? Sampe gak inget. Soalnya dulu (read: tahun lalu) hampir seminggu sekali ketemu di rumah. Iya Alfamart Dewi Sartika, rumah kita bersama.

Momen buka bareng dan reunian ini juga berbarengan dengan ulangtahun nya Rina. Jadi sangat pas sekali. Sebenernya Rina ulang tahun tanggal 10, dia mesti nunggu sampe akhirnya kita ketemu buat dapet kado, bahkan ucapan. Aku sebenernya pas hari H udah mau ngucapin, eh Intan keburu ngasih kabar jangan dulu ngucapin. Ya gak jadi deh.

Janjian jam 2 awalnya (iya gara-gara aku emang) tapi jadinya jam 5an. Hari itu ceritanya hari terakhir aku kerja. Dan itupun mestinya hanya setengah hari, tapi karena ada beberapa hal mesti ketahan di kantor sampe jam setengah 4. Masih harus ke rumah ngambil kado dan surat ucapan buat Rina. Rhisma udah nungguin aja di Indomaret deket rumah, biar pergi bareng maksudnya.

Bungkus dulu kadonya. Ngedadak banget emang, karena kalo dibungkus dari jauh-jauh hari keburu mati kali. Dan belum nemu juga kardusnya. Sampe akhirnya Rhisma memberi ide yang diciptakan oleh Jackson GOT7. Bungkus kado pake kresek yang dipakein pita. Makasih loh Jackson, sangat inspiratif. Meski kita inovasi lagi, pitanya diganti oleh tali rafia 😂😂

Beli kue juga bingung, jadinya beli roti. Roti coklat chip yang emang uenak banget sih. Nanti kita kasih lilin.

Sampe sana, Rina udah sampe duluan di Alfamart. Kursi-kursi penuh, jadi kita kebagian di kursi tinggi. Sempet ada yang pergi, kita baru mau nempatin yang kosong itu, eh keduluan orang. Gak jadi. Dikasih dulu kado ke Rina yang adalah.. Dua buah kaktus cantik.

image

Kenapa kaktus? Jawabannya adalah internet. Jadi saking bingungnya mau kasih kado apa, sampe nyari di internet kado apa yang cocok buat Cancer. Kata internet sih, karena Cancer adalah orang rumahan, jadi yang cocok adalah tanaman hias atau hewan peliharaan. Simpelnya, karena tidak berani mempercayakan binatang ke Rina, kita beli tanaman hias yang lumayan mudah perawatannya, kaktus. Pas banget lagi nyari, ada kaktus warna merah yang gak kita temuin di toko lain di daerah situ. Langsung aja beli.

Disuruh dikasih nama. Awalnya Rina mau ngasih nama kaktus yang tinggi “Yeolli” dan yang pendek “Baekki” tapi.. No. Setelah didiskusikan di LINE, yang tinggi namanya Yoli, dan yang pendek namanya Yilo. Yang Yilo dia agak-agak masih pengen Baekki sih, tapi anggap saja aku memanggilnya Yilo 😂😂

Soal pemilihan kado ini, aku sempet sengaja bikin kuisioner yang dikirim cuma ke mereka berdua. Mau tau, kalo ngasih binatang kira-kira mestinya ngasih binatang apa ke Rina? Aku ngasih beberapa pertanyaan seputar hewan peliharaan pertama. Dan yang paling bikin ngakak jawabannya Rina sih. Dia jadi dulu pernah punya kelinci, piaraan pertamanya. Namanya Ratna. Iya, gak salah baca kok, namanya Ratna. Maafin Rina ya kalo ada yang namanya Ratna baca, atau mamanya ada yang namanya Ratna. KENAPA RINA NGASIH NAMA HEWAN PELIHARAAN KAYA NAMA ORANG.

Lupakan itu. Nanti Rina malu.

Kita (sebenernya mereka berdua) buka puasa di Alfamart, rumah kita bersama. Niatnya sih nanti cari makan dimana gitu, tapi sampe jam 8 masih aja ngeberisikin Alfamart. Baru bener-bener pergi dari sana jam 8 lebih. Karena bingung, beli dulu cimol. Asli iti cimol enak banget bumbu pedesnya, meski harganya naik gak masalah, cita rasa nusantara banget soalnya. Uh, kan jadi pengen lagi 😒😒

Asalnya mau ke Foodcourt Yogya, cuma pilihan terakhir jatuh ke KFC. Untung masih ada beberapa tempat kosong meski pas pesen makan ngantri.

Gak ada yang ngeh sampe Rhisma nanya jam berapa, dan udah jam 9 aja gitu. Tapi kita malah foto-foto. Nyobain semua efek yang ada di B612. Iya emang gak penting banget.

image

image

image

(Rhisma bilang kalo ada yang nanya dianya mana, bilang aja yang fotoin)

image

image

image

image

Kita juga sempet bikin video gak jelas, tapi aku males posting disini gimana dong? Haha. Ada deh pokoknya di instagram. Tadinya mau bikin dubsmash juga, cuma kemaleman, KFC nya juga udah mau tutup.

Sebelum pulang, kita ngeluarin dulu roti yang buat Rina dan dikasih lilin juga. Nyanyiin Selamat Ulang Tahun yang apa-banget lah. Dan pas Rina tiup lilin, baru ngeh belum make a wish. Alhasil, dinyalain lagi lilinnya dan kita tiup bertiga, hehe.

Happy Birthday, Rina!

image