EXO’s Winter Special Album “For Life” – Music Video


Senin, 19 Desember 2016. 00:00 KST.

Minggu, 18 Desember 2016. 22:00 WIB.

Akhirnya music video For Life rilis.

Lagunya gak sesedih Sing For You sih, rasanya lebih ke menenangkan dibanding sedih-sedihan. Dan video ini bukan kaya prediksiku sebelumnya yang kiranya bakal kaya art video-nya f(x) waktu jaman Pink Tape atau kaya Wolf drama version, ini kaya Sing For You juga.

Dan benar, yang muncul cuma Chanyeol, Suho sama Kai dan satu pemeran cewek.


Dimulai dari Kai yang baru keluar dari sebuah bar. Dimana didepan bar tersebut ada LED bertuliskan “You Were Here”.  Dia terlihat lesu saat keluar dari sana.

picture1

Dibawah gambar ini bertanggal 2016.12.15, yang awalnya memang benar For Life akan dirilis di tanggal tersebut, tapi diundur menjadi tanggal 19.

picture2

picture3

Tak mau berlama-lama, Kai langsung menuju mobilnya yang diparkir didepan bar. Terlihat dari rautnya segala hal sedang ia pikirkan. Mengapa ini begini? Mengapa ini begitu? Apa yang harus dilakukan? Haruskah dia bertindak seperti itu atau tidak? Segala hal yang tak kita tahu memenuhi pikirannya, hingga membuat ia kalut.

picture4

picture5

Disela kesibukan pikirannya, seorang wanita datang menghampiri, seperti memang sedang membutuhkan sesuatu.

picture6

picture71

picture8

Yang membuat Kai kaget bukan hanya karena ada seorang wanita yang datang tiba-tiba padanya, tapi ia juga membawa sebuah benda yang tidak asing. Benda yang sangat berharga, bahkan tidak bisa dibeli dimanapun dan dengan apapun.

picture9

picture10

Kai sangat tahu apa fungsi benda itu. Tapi kenapa tiba-tiba wanita yang tak ia kenal memberikan padanya? Apa dia sebenarnya pernah mengenal wanita itu? Dimana? Kapan? Darimana?

picture11

picture12

picture13

Kai ingin mengatakan beberapa hal pada wanita itu, tapi mobil yang ia gunakan bergerak diluar kendalinya. Pergi, padahal ia belum ingin pergi. Banyak hal yang belum ia tanyakan pada wanita itu. Mengenai asalnya, segalanya. Dan kemudian, ia berpikir mungkin inilah takdirnya. Wanita itu yang memberikan takdir ini untuknya.

picture14

picture15

Dan sesaat kemudian, ia menyadari suatu hal. Mungkinkah ada orang yang menitipkan benda itu untuk diberikan padanya? Apa mungkin, seseorang yang berharga untuknya?


Di sisi lain, Suho terbangun di sebuah hutan. Sepi, tak ada siapapun. Ia bingung mengapa ia berada disana, padahal sebelumnya ia yakin tidak disana. Siapa yang memindahkannya? Dan ranjang ini.. pakaian ini.. tidak terlihat seperti miliknya.

picture16

picture17

picture18

picture19

Dan apalagi ini? Mengapa ia memegang benda ini?

picture20

Benda apa ini? Ia baru pertama kali melihatnya.

picture21

picture22

Ditengah kebingungannya, bayangan seseorang seperti lewat dari arah belakangnya. Benar, dia melihat sesosok wanita sedang berlari melewati tempat ia berada. Mungkin wanita itu bisa memberitahunya mengapa ia ada disana? Haruskah Suho mengejarnya?

picture23

Akhirnya Suho benar mengejar wanita itu, untuk mengetahui sedang dimana dia sekarang dan mengapa dia ada disana. Walaupun wanita itu tidak bisa memberikan jawaban, setidaknya fakta bahwa ia tak sendiri disana setidaknya bisa menenangkannya.

picture24

picture25

picture26

Sosok wanita itu sudah hilang dipandangannya, namun karena ini adalah satu-satunya jalan yang bisa dilewati, sudah pastilah tadi dia melewati jalan ini. Setelah Suho mengetahui bahwa bukan hanya dia yang ada di tempat itu, ternyata suasana disana tidak buruk juga. Banyak daun-daun berguguran yang membuat cantik. Cuaca yang tidak panas dan tidak hujan juga sangat baik, membuat perasaannya juga ikut membaik.

picture27

Langkah itu terhenti ketika dihadapannya kini bukan lagi pohon-pohon meranggas ataupun daun-daun kecoklatan yang telah gugur.

picture28

picture29

Sebuah lorong. Bukan lorong panjang karena Suho bisa meliat ujungnya dari sini. Tapi.. apa pergi kesana tidak akan berbahaya? Apakah wanita tadi juga melewati lorong ini dan pergi kesana? Apa sebenarnya yang ada di ujung lorong ini?

picture30

picture31

Tidak ada cara lain untuk mengetahuinya selain datang kesana langsung. Dan Suho akhirnya melakukannya juga.

picture32

Dan ia bersyukur telah melewati lorong itu, karena dia melewati jalan yang tepat. Ia kembali menemukan sosok wanita tadi melewati area belakangnya. Tanpa ragu lagi kali ini ia mengejar wanita itu.

picture33

Tapi lagi-lagi Suho kalah cepat. Dia kehilangan jejak wanita itu lagi. Langkahnya tadi membawanya ke sebuah labirin yang penuh dengan cermin. Ia bisa melihat pantulan dirinya dari berbagai arah. Dan, Suho sepertinya mulai familiar dengan suasana seperti ini.

picture34

Ia yakin pernah tahu tempat seperti apa ini. Ia yakin pernah mencari tahu apa saja yang ada di dunia ini.

picture35

Dan kemudian dia ingat.

Ini adalah alam setelah dia hidup. Tidak ada manusia yang bisa mendatangi tempat ini kecuali, dia sudah mati. Dan itu berarti.. Suho sudah mati? Mengapa ia tak menyadarinya dari awal? Dari saat dia terbangun dengan memegang sebuah gelang bermata indah di tangannya. Mengapa ia tak menyadarinya?

Seketika semua hal terakhir yang ia lakukan, bisa ia ingat semuanya. Pertengkarannya dengan Chanyeol di kehidupan sebelumnya membuat dia harus sampai kesini. Bagaimana dengan Chanyeol? Bagaimana keadaannya sekarang? Apa dia masih hidup? Atau sudah sampai ke tempat ini juga?

Dengan beribu penyesalan yang ada di benak Suho, ia berdoa kepada siapapun yang bisa mengabulkan doanya. Ia berdoa semoga Chanyeol masih ada di kehidupan sebelum dia. Tapi jika Chanyeol sudah masuk ke dunia yang sama dengannya, ia ingin memberikan gelang itu kepada Chanyeol. Ia ingin memberikan nyawanya pada Chanyeol. Ia tak apa jika harus disini sendiri, ia hanya tak ingin melihat temannya mengikuti langkah yang ia ambil. Suho pergi bukan karena dia marah, bukan karena dia sudah tak suka lagi berada disana, tapi karena dia merasa sudah tidak pantas ada di dunia itu.

Chanyeol sempat berkata di pertengkaran itu, jika Suho ingin pergi, maka ia pun harus pergi. Tapi Suho melarangnya. Apapun yang terjadi Chanyeol tidak boleh mengikuti langkahnya.

Dan sekarang, hanya satu yang Suho inginkan menjadi permintaan terakhirnya. Semoga seseorang atau sesuatu bisa mengabulkan permintaannya untuk melindungi Chanyeol di dunia sebelum dia.


Chanyeol memang benar mengikutinya.

Dia menjadi teman pembangkang dibanding harus kehilangan temannya.

Ia pergi kesana juga, setelah pertengkaran itu dia memilih untuk pergi bersama Suho.

picture36

picture37

Tapi dia tak bertemu Suho disana. Yang ia temukan hanya sebuah gelang bermata indah. Chanyeol tahu benar benda apa itu. Itu adalah nyawa yang disimpan Suho untuknya. Ia yakin Suho ingin ia kembali ke dunia dengan nyawa yang diberikan Suho. Tapi tentu Chanyeol terlalu bodoh untuk menerima keinginan Suho itu.

Untuk apa dia datang kesini jika akhirnya dia ingin kembali? Ini keputusannya juga. Ia yang mengambil jalan ini. Ia yang memutuskan untuk tidak meninggalkan Suho sendiri. Ia ingin menjadi seorang teman dalam dongeng-dongeng fiksi, yang selalu ada untuk temannya kapanpun dan dimanapun, bagaimanapun keadaannya. Ia ingin mengambil jalan yang sama dengan Suho, walau ia harus kehilangan nyawanya juga. Ia tidak akan menyesal.

picture38

Chanyeol harus mencari Suho di dunia yang tak ia kenali ini, bagaimanapun caranya.

picture39

Chanyeol melewati satu-satunya jalan yang ada disana, lorong yang sebelumnya dilewati Suho juga untuk sampai ke labirin cermin tadi.

picture40

Berbeda dengan Suho tadi, Chanyeol menemukan sebuah ruangan dengan banyak lampu. Saat ia masuk, lampu tersebut menyala satu per satu hingga menyinari seisi ruangan, membuatnya terpukau.

picture41

Hal itu menarik perhatian seseorang yang juga berada disana. Dialah wanita yang tadi dikejar oleh Suho, tapi tak berhasil ditemukannya. Dan wanita itu kini menemukan Chanyeol.

picture42

Sebuah kilas balik berputar bagai sebuah film di benak mereka berdua. Mereka yang dulu pernah saling mengenal di kehidupan sebelumnya, kini bertemu kembali masih dengan keadaan dan perasaan yang sama. Mereka ingat semuanya, mereka ingat semua hal yang pernah terjadi dan hal yang membuat mereka harus terpisah sejauh ini, semua masih kental di benak mereka.

Tapi lagi-lagi Chanyeol tidak akan berpikir bodoh.

Ia memiliki satu nyawa di tangannya. Jika ia tidak bisa menemukan Suho disini, apa mungkin ini adalah takdir sang wanita untuk mendapatkan nyawa itu kembali?

Tidak dipungkiri, Chanyeol merindukannya, sangat merindukannya. Tapi tidak benar jika ia harus mengurung sang wanita di tempat ini sementara ia bisa memberikan nyawa kembali padanya. Dan Chanyeol memutuskan untuk memberikannya sebelum ia berubah pikiran.

picture43

picture44

Meski ini harus jadi perpisahan kedua untuk mereka, tak apa, Chanyeol rela. Ia harus melakukan setidaknya sesuatu untuk orang lain setelah ia  kehilangan Suho, untuk membuat dirinya merasa lebih tenang.

picture45


Semua hanyalah mimpi. Bagaimana mimpi bisa terasa seperti nyata? Bahkan saat terbangun, masih tersisa perasaan tak rela.

picture46

picture47

Tidak. Ini bukan mimpi. Semua yang telah terjadi adalah kenyataan.

picture48

Tidak ada barang didalam mimpi yang bisa dibawa masuk ke dunia nyata. Bahkan gelang yang dipasang oleh Chanyeol dalam mimpi itu masih tersimpan tepat di tempatnya semula. Ini jelas bukan mimpi.

Chanyeol sudah memberikan nyawanya sendiri untuk menolong wanita itu. Tidak peduli bagaimana nasibnya di dunia sana, ia lebih memilih mengorbankan dunianya untuk wanita itu. Dan apa yang akan ia lakukan setelah ini? Bagaimana mungkin dia tinggal di dunia ini sendirian tanpa Chanyeol? Haruskah perpisahan kedua mereka itu terjadi? Tak bisakah mereka bertemu untuk waktu yang lebih lama? Atau, jika tak keberatan, bisakah mereka tak dipisahkan lagi dan hidup bersama selamanya?

Pasti ada cara yang bisa dilakukan.

picture49

Ia akan kembali ke tempat itu dan menemukan Chanyeol. Ia harus menemukannya.

picture50

Tapi Chanyeol sudah tak ada di tempat terakhir mereka bertemu. Kemana perginya? Seharusnya Chanyeol tak pergi terlalu jauh, baru beberapa saat yang lalu mereka bertemu disini.

picture51

picture52

Kini ia memiliki rencana lain. Ia masih memiliki satu nyawa di tangannya. Ia akan memberikan nyawa itu untuk seseorang yang mungkin akan lebih senang mendapatkannya. Dan sebagai gantinya, ia akan memohon pada siapapun yang bisa mengabulkan doanya, untuk dapat kembali dipertemukan dengan Chanyeol. Apapun akan dilakukannya untuk kembali bertemu dengan orang yang sudah lama dirindukannya itu.

picture53

Tidak peduli dengan apapun di sekitarnya, ia terus berjalan, hingga berlari. Mencari sisa jejak yang ditinggalkan Chanyeol. Dan kemudian terpikir sesuatu. Ia ingat seorang pria yang ia temui didepan bar. Kelihatannya ia sedang kebingungan. Kelihatannya masih ada banyak persoalan yang harus dilakukannya di dunia sebelumnya. Apa ia berikan nyawa ini pada pria itu saja, ya? Tidak ada salahnya juga. Mungkin perkiraan dia benar. Itu berarti, tujuan utamanya sekarang untuk mengejar pria di bar itu, sebelum dia pergi dan menyesal. Kemudian ia bisa lebih leluasa mencari Chanyeol disini.

picture54

picture55

Beruntung, pria itu belum pergi. Langsung dikejarnya dan kemudian diberikannya nyawa itu untuknya.

picture57

Dengan harapan semoga mereka sama-sama akan menemukan kebahagiaan mereka masing-masing. Ia berharap bisa membantu pria itu menyelesaikan semua urusannya dengan kembali ke dunia sebelumnya.

picture56

picture58

picture59

Pria itu menerima nyawa tersebut dengan perasaan yang tak bisa dijelaskan. Ia, mungkin bisa menyelesaikan semua masalahnya dengan menggunakan gelang itu. Ia ingin bertanya bagaimana wanita itu bisa memiliki benda tersebut, dan darimana dia berasal, tapi apakah itu penting sekarang?

Ia harus segera kembali ke dunia sebelumnya dan mencegah pertengkaran yang akan terjadi diantara kedua temannya. Hanya dia yang bisa mencegah semuanya sebelum semua bertambah parah dan menyebabkan hal yang tidak diinginkan terjadi.

Picture60.png

Sang wanita bisa mendengar permohonan yang diajukan pria itu dalam hatinya, secara ajaib. Dan kemudian dia menangis tanpa alasan yang jelas. Dia senang bisa memberikan  nyawa itu untuk orang lain. Tapi disisi lain, hal itu juga memberikan firasat bahwa apa yang dilakukannya hanya akan membuat dirinya semakin menjauh dengan Chanyeol. Ia tiba-tiba merasa tidak akan ada yang berubah dengan kehidupannya disini. Tidak akan pernah ada yang berubah. Tidak ada satupun hal yang bisa mengubah takdir. Semua yang ia lakukan akan terasa berarti dengan satu hal, merelakan.

picture61

picture62




Aku membuat fanfiction versiku sendiri dengan music video ini. Bukan teori, karena kalau dicari teori, semua punya versi yang lebih banyak ceritanya. Ada yang menyangkutkan dengan MV debut mereka, MAMA, karena mata gelang yang dipakai di MV ini mirip salah satu simbol di prolog MV itu.

Ada juga yang menyamakan dengan MV Lotto, karena di akhir MV itu Chanyeol ngasih sebuah benda ke si cewek. Sebenernya yang dia kasih disana kaset sih, jadi entah apa yang jadi persamaan antara kaset dan gelang.

Juga ada yang berpendapat, MV ini sambungan dari Sing For You. Disana, cuma Chanyeol, Kai dan Suho yang punya kesempatan ada dibawah salju. Chanyeol dan Suho juga berantem disitu dan Kai dancing di tempat yang sama dengan gerakan yang menyerupai berantemnya Chanyeol – Suho. Bar-nya juga sama kaya yang dipake di For Life ini. Dan waktu di Sing For You bagian bar, kalau ada Chanyeol dan Suho disana, pasti gak ada Kai. Sebaliknya juga, kalau ada Kai pasti gak akan ada Chanyeol – Suho.

Jadi intinya, ini sudah dikonsep sejak awal. Tepuk tangan dulu untuk pembuat konsepnya! 😉


Selain konsep photobook yang EX’ACT banget, lagu-lagunya pun menurutku setipe sama lagu-lagu di album EX’ACT, dengan nuansa musim dingin tentunya. Jadi tahun ini kita punya EX’ACT versi musim semi, EX’ACT versi musim panas dan EX’ACT versi musim dingin, haha.

1. For Life

Diluar apa yang aku tulis sebagai fanfiction diatas, lagu ini sebenarnya intinya kita mesti tetep bareng-bareng apapun yang terjadi, aku akan melakukan apapun yang penting kita tetap bersama. Aku bisa ngelakuin apapun buat kamu, kamu gak butuh apapun lagi di dunia ini karena aku akan ngasih semuanya buat kamu. Ya intinya gitu sih.

2. Falling For You

Xiumin udah lama punya perasaan sama salah satu temen di tempat lesnya. Tiap kali ketemu cewek itu, selalu ada perasaan yang bikin hatinya tenang sekaligus gak tenang, Xiumin juga gak ngerti kenapa. Dia sadar dia suka sama si cewek, tapi dia sama sekali gak berani buat nyamperin duluan sekedar say hi atau bahkan ngajakin makan di kantin. Mungkin ini bukan saatnya, dia selalu berpikir gitu. Kalo bukan sekarang, terus kapan lagi?

Dan akhirnya Xiumin memutuskan. Hari ini, di salju pertama tahun ini, dia bakal bilang ke si cewek ini kalo dia suka. Dia pengen cewek ini jadi pacarnya.

Perasaan hangat tiba-tiba muncul saat Xiumin dengar sendiri dari si cewek, kalau selama ini dia juga merhatiin gerak-gerik Xiumin. Dia juga punya ketertarikan yang sama dengan Xiumin. Dunia seakan berubah jadi merah muda untuk Xiumin hari itu.

3. What I Want For Christmas

Aku gak akan membuat lagu ini jadi fanfiction, karena lagu ini dilihat dari liriknya ditujukan buat EXO-L. Our fifth Christmas together. 2012, 2013, 2014, 2015, 2016. Lagu ini yang jadi benang merah dari albumnya. Seperti yang SM bilang beberapa hari lalu, kenapa sih EXO tiap tahun selalu ngeluarin album musim dingin? Dan alasannya karena EXO ingin menunjukan rasa terimakasihnya dan bersyukur untuk apa yang udah dilakukan EXO-L di tahun ini. Jadi, winter album ini sebagai bonus. Bonus yang harus kita beli, LOL.

4. Twenty Four

Rasanya Baekhyun sudah tidak punya rasa malu lagi sekarang. Dulu, saat ia mulai menyadari perasaannya pada perempuan ini, ia rasanya tak bisa memandang matanya lebih dari 3 detik. Tapi sekarang, setelah ia mengenalnya, bahkan jika bisa, ia tak ingin melepaskan pandangannya. Sudah selama ini Baekhyun menyukainya, ia bahkan tahu bahwa perasaannya hanya ia sendiri yang merasa, tapi ia tak putus asa. Ada satu keyakinan dalam dirinya, jika suatu saat bisa meluluhkan hati perempuan ini.

Sudah banyak yang ia korbankan, bahkan tak hanya sekali ia harus mengorbankan perasaannya. Berbagai reaksi sudah ia dapatkan juga. Mulai dari diacuhkan, dianggap tidak kenal, dan sebagainya. Tapi kemudian esok harinya, ia memulai lagi semua dari awal. Ia takkan berhenti sampai menemukan apa yang diinginkannya.

5. Winter Heat

Berbeda dengan tahun lalu, Sehun tampak murung di natal tahun ini. Jelas saja, tahun kemarin di hari yang sama ia merayakan natal bersama orang yang ia sayangi, masih ia sayangi sampai sekarang. Bedanya hanya, dulu mereka masih bersama, sekarang sudah tidak. Jangan bertanya kenapa, itu hanya akan membuat hati Sehun kembali sakit.

Sehun selalu berharap semoga dia bisa kembali ke sisinya, menemaninya melawan dingin di natal kali ini, bercerita banyak hal yang tak mereka lewati bersama. Memecahkan kerinduan yang telah memuncak. Tapi Sehun tahu, semua itu hanya angannya saja. Dia takkan kembali kesini untuk alasan apapun. Tapi itu tak membuat Sehun berhenti membayangkan saat-saat bahagia itu. Ia tahu, flashback sendirian akan membuatnya terlihat bodoh dan merasa lebih kesepian dari ini. Tapi itu sekaligus memberikan kehangatan tersendiri untuknya. Tak ada siapapun lagi yang bisa memberikan ia perasaan seperti itu. Ia memilih hidup dalam kenangan dan fantasinya hari ini, membiarkan dirinya larut dalam bayangan indah masa lalu, yang takkan ia dapatkan lagi hari ini. Setidaknya dia pernah merasakan bahagia. Jika ia takkan bisa merasakannya lagi, ia akan membayangkan semua selamanya. Larut dalam fantasi indah yang ia buat sendiri. Dengan pemeran utamanya di masa lalu.


Kebanyakan lagu galau, ya? Haha. Aku seneng sama lagu Twenty Four, yang terdengar di lagu itu sebenernya cuma Chanyeol, Kai, Sehun sama Xiumin tapi aku suka. Dan Winter Heat, beberapa kali terdengar seperti Dancing King buatku, haha. Beberapa nadanya emang ada yang sama. Jadi boleh lah dibilang ini Dancing  King versi musim dingin 😀

Dan sekali lagi, terimakasih yang udah baca sampe kata-kata terakhir ini. Jangan terlalu dianggap serius apa-apa yang ada disini, ya. Kita cuma mencari kesenangan.

Satu lagi, keep streaming guys. Kalian mau oppa-oppa kalian menang di acara musik, kan? Kalian mau oppa-oppa kalian dapet penghargaan lagi, kan? Jadi ayooo semakin banyak kalian streaming semakin banyak juga kemungkinan oppa kalian buat menang 😉


By : ririnovi

Captured from EXO Music Video For Life

Lyrics from popgasa and kpopviral

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s