EXO’s Winter Special Album ‘Sing For You’ ㅡ Music Video


image

SM kali ini benar-benar bercerita. Mereka ingin menunjukan bahwa bukan hanya cerita bahagia yang bisa dijual, cerita pilu pun bisa mereka bungkus menjadi sebuah hal yang menarik. Untuk postingan ini, mungkin aku akan membuatnya jadi sebuah song-fiction.</p>

*

image

image

Coba sebutkan salah satu hal yang membuat manusia kesepian? Mungkin Sehun akan menjawab, “Ditinggalkan,”. Kenapa? Karena Sehun beberapa kali merasakan hal itu. Ditinggalkan oleh 2 orang yang sama di tahun yang sama. Menyusul satu orang lagi meninggalkannya di tahun selanjutnya. Itu cukup membuat Sehun berpikir dunia tidak berpihak padanya. Ia lelah jika harus mencari teman, yang akhirnya meninggalkan. Ia lelah membuat kenangan manis, namun akhirnya menjadi pahit.

image

image

Bukan Sehun tak memikirkan perasaan teman-teman lain yang juga ditinggalkan, ia hanya butuh waktu. Banyak hal yang membuatnya selalu mengingat kenangan-kenangan itu jika berada di dekat teman-temannya. Dulu, saat mereka masih berpikir memiliki jalan yang sama, dan juga bisa meraihnya dengan cara yang sama, semua dilalui dengan tawa. Sehun masih ingat akan semuanya.

image

image

image

Dulu, dia senang bermain basket. Dulu, timnya yang selalu memenangkan pertandingan, semuanya berebut untuk mendapatkan dia jadi bagian tim. Dan, dia selalu saja berpihak pada tim M. Ya jelas saja, dia kan memang leader tim M. Ini agaknya tidak adil. Mengingat tim M memiliki beberapa orang yang pandai dalam olahraga, K selalu kalah. M selalu menang.

image

image

image

image

image

Mereka memiliki budaya yang berbeda, bahasa yang berbeda. Hal itulah yang menjadi celah untuk lebih dekat dengan satu sama lain. Saling mengajarkan, saling berbagi cerita tentang budaya masing-masing. Dan saling menguatkan. Karena selama mereka bersama, mereka akan jauh dari keluarga, jauh dari tempat tinggal, khususnya untuk rekan dari negara lain. Mereka pasti sangat merindukan rumah. Bisakah mereka membuat suasana seakan menjadi rumah? Mungkin ya, mungkin tidak. Dan Sehun baru menyadari itu sekarang. Setelah kehilangan, dia baru merasakan bahwa rumah yang selama ini mereka buat memang bukan benar-benar rumah. Ini hanya rumah sementara. Dan Sehun mungkin sedikit menyesal, kepergian beberapa temannya dulu apakah karena dia yang tak bisa mempertahakan mereka? Apa mereka yang kurang merasakan rumah saat bersamanya? Tapi terlambat. Sehun hanya bisa bicara lewat lagu-lagu yang mereka bawakan diatas panggung. Kadang ia merasa sisi melankolisnya muncul, namun ia harus kuat.

image

image

Siapa yang tahu, dulu mereka yang pergi diam-diam selalu merasakan sedih dihatinya. Merasakan ketidakadilan yang hanya bisa mereka bagi pada diri sendiri. Bukannya tak ingin bercerita, hanya saja sulit bagi orang lain untuk memahami jika tidak merasakan sendiri. Mungkin pikiran itu sedikit egois, namun itulah salah satu cara mereka bertahan di tempat yang berbeda ini. Dan kini, setelah kepergian mereka, giliran yang ditinggalkan yang merasakan semua hal itu. Apa selama ini mereka kurang berlaku baik sehingga beberapa orang pergi? Apa selama ini mereka bersikap tak adil sehingga beberapa orang memutuskan mengambil jalannya sendiri? Apakah ini sudah merupakan cobaan terberat untuk mereka yang baru saja mencoba mengompakkan diri untuk berjalan bersama? Apa masih ada cobaan lain yang lebih berat?

image

image

image

image

Perlahan satu per satu pergi, bahkan saat mereka masih merasakan kebersamaan itu. Tidak ada ucapan perpisahan, hanya pergi dan memulai kehidupannya yang baru, di rumah mereka yang sesungguhnya.

image

image

Awalnya tak rela. Benar-benar tidak rela. Beribu pertanyaan muncul, namun yang menjadi topik utama tetaplah, “Mengapa ia pergi?”. Percuma memang memikirkan hal yang tak akan terjawab dengan sendirinya. Biarkan saja mereka menikmati masa-masa terberat itu, sampai hatinya bisa menerima kenyataaan bahwa ya, dia sudah pergi. Dan kemungkinan besar takkan kembali.

image

image

Dia yang selalu menjadi bintang dalam setiap permainan, nyatanya kini hilang. Masih di lapangan yang sama, waktu yang sama, dan bola yang sama pula, tapi tidak dengan orang yang sama. Satu perbedaan itu memberi dampak yang sangat buruk bagi mereka yang ditinggalkan. Tak ada lagi sang leader yang biasanya akan menuntun mereka kearah yang menurutnya baik. Dia telah kembali ke rumah.

image

image

Belum kering luka akibat kepergian sang leader, satu orang lagi meminta izin untuk pulang. Badai itu datang lagi. Tidak ada yang bisa mencegahnya untuk pulang ke rumahnya sendiri. Hati berkata ia tak boleh pergi, namun mulut enggan berbicara. Saat dia benar-benar pergi, penyesalan pun datang. Mengapa tak berusaha lebih keras untuk mempertahankannya? Jika ia merasa dipertahankan, mungkin pikirannya akan berubah.

image

image

Kebersamaan itu kembali hilang. Meski mereka tidak tinggal sendiri, meski mereka masih hidup dengan sembilan orang dalam satu rumah, tetap saja, sesuatu yang biasanya ada kemudian hilang. Akan ada rasa kehilangan, apalagi kebiasaan itu sudah berjalan lebih dari dua tahun.

image

image

image

image

image

Diluar kesedihan dalam hati mereka, siapa yang akan peduli? Orang-orang hanya akan peduli bagaimana mereka bisa menghibur orang lain, bagaimana mereka bisa memberi kepuasan pada penonton yang rela datang jauh untuk mereka. Jadi, dikubur dalam-dalam perasaan hancur itu, meski dalam hatinya tetap, retakan-retakan itu masih terasa, bahkan semakin terasa dari waktu ke waktu.

image

image

image

image

image

image

Semua itu kini hanya menjadi kenangan. Bagaimana di saat-saat perdebatan terakhir mereka, memintanya untuk tidak pergi. Berusaha sekeras mungkin menahan keinginan yang sebenarnya sudah tak bisa diganggu lagi. Apa salahnya kan berusaha? Karena mereka yakin, masih ada bagian di hatinya yang berkata untuk tidak pergi ㅡmeski hanya sedikit.

image

image

Dan sebenarnya mereka sendiri sudah tahu hasilnya.

image

image

image

image

Dia tetap pergi, dengan sedikit perasaan berat. Tidak ada lagi yang bisa mengubah pendirian itu.

image

image

image

Dan kini, semua kesenangan yang dulu pernah mereka lewati berubah menjadi beban. Mereka jadi mudah terbawa perasaan jika melihat hal yang mengingatkan mereka padanya. Ini sulit, sangat sulit.

image

image

image

image

image

Saat mereka melihat kembali ke belakang, hanya berniat mengenang, namun perasaan itu terlalu dalam. Tidak ada kenangan yang membuat mereka senang ㅡuntuk saat ini. Tidak ada rasa rindu ingin bertemu, tidak ada keinginan untuk berjumpa dan saling bercerita mengenai kehidupan baru.

image

image

Terlalu indah untuk dijadikan kenangan buruk. Tapi, mungkin inilah jalan yang mereka dapatkan untuk maju lebih depan. Meninggalkan orang-orang yang ingin memulai kehidupan barunya, meninggalkan dunia yang sempat abu-abu itu dan kembali mencari pelangi.

image

image

Menghadirkan suasana kebersamaan yang lebih hangat. Melelehkan salju dengan kehangatan itu. Membangun kembali rumah yang dulu hampir roboh. Tidak ada gunanya berdiam diri dalam kesedihan. Tidak ada gunanya mengurung diri dalam kesepian jiwa. Merajut kembali perasaan bersama, hingga menghasilkan sebuah keluarga. Keluarga yang kokoh otomatis akan memperkokoh rumah yang dibangun.

image

image

image

Mereka mulai bisa menerima, bahwa tempatnya memang bukan disini. Senyaman apapun dia, sesenang apapun dia, tetap saja tidak bisa dipungkiri bahwa tempat yang akan selalu terasa nyaman adalah rumah. Mereka egois jika membiarkannya jauh dari rumah. Ia ingin pulang, ingin bertemu keluarga yang selama ini hanya bisa ia kunjungi selang beberapa bulan. Waktunya untuk berpikir positif, keegoisan hanya akan membuat segalanya terasa semakin berat.

Ia pergi bukan karna ia benci. Ia pergi untuk mencari jalan hidupnya sendiri. Dan terbukti, jalan yang ia pilih sendiri membuatnya lebih merasa puas. Tak ada pilihan lain selain merasa senang juga.

image

image

Karena pergi, bukan berarti hilang. Mereka yang pergi akan selalu ada disana, dengan perasaan yang sama. Memberikan semangat dengan cara berbeda, mengirimkan beribu doa untuk kesuksesan mereka di masa mendatang. Disamping membuat akhir yang bahagia, mereka memilih membuat akhir cerita yang membuat tenang satu sama lain. Mungkin orang lain takkan melihatnya, hanya mereka yang merasakan. Biarlah selama 2 tahun ini menjadi kenangan manis yang takkan terlupakan. Kini, jalan sudah berbeda. Semakin banyak jalan bercabang dan semakin jauh pula langkah satu sama lain. Namun suatu saat, waktu itu akan tiba. Mereka akan dipertemukan kembali, the twelve forces will reunit. Hanya saja kita belum tahu kapan semua itu akan terjadi.

*

Baper?

Banyak versi cerita tentang MV ini, semua orang punya pemahaman masing-masing. Tapi satu hal, MV ini bener-bener bagus. Konsep, tema, sampe timing nya pas sekali. Semuanya dibikin mikir. Kenapa sih ada pausnya? Kok astronot ketemu paus di luar angkasa kan gak masuk akal? Itu apa pula berantem-berantem? Semakin ditonton, maka kalian akan semakin mengerti apa maksud MV ini. Kita juga daritadi belum sempet review lagu-lagu yang ada di albumnya ya? 😀

*

1. Sing For You

Udah dijelasin kali ya diatas, mau dibahas lagi? Nanti malah makin baper 😛

(Watch the live performance here!)

2. Unfair

Chen jatuh cinta! Tapi dia merasa, ada yang gak adil disini. Setiap hari dia terus mikirin si cewek, tapi apa ceweknya mikirin dia juga? Kan belum tentu, dan menurut dia itu gak adil. Lalu dia nemu cara supaya semuanya jadi adil. Dia pengen apa yang dia pikirin selama ini jadi milik dia. Dia ngajak si cewek, “Let’s falling in love!”

(Watch the live performance here!)

3. Girl x Friend

Sehun punya satu temen cewek, iya cuma temen. Dari jaman mereka masih suka main-main di lumpur, sampe sekarang udah gede, mereka selalu bareng. Temen-temennya Sehun sering ngegodain dia sama cewek ini. Ceweknya sering mengelak, Sehun juga bilang kalo cewek ini bukan tipenya. Tapi, itu semua bohong. Sehun sebenernya suka, dan pengen ngejadiin dia pacarnya. Nunggu apa lagi sih kalo gitu? Sehun juga bingung nunggu apa. Pokoknya, kalo sampe musim dingin ini beres dan dia masih suka sama si cewek, dia bakal jadiin cewek ini pacarnya.

4. On The Snow

Baekhyun punya target yang agak sulit untuk didapat saat ini. Dia tahu caranya, tapi tetep kerasa sulit karena semakin jauh dia berjalan, semakin jauh juga targetnya. Tapi Baekhyun gak secepat itu menyerah. Si target beberapa kali nengok belakang buat mastiin seberapa jauh Baekhyun ngejar dia, dan itu jadi semangat tersendiri buat Baekhyun. Dia masih punya banyak harapan. Apa sih yang Baekhyun kejar? Soulmate. Dia mengorbankan segalanya buat ngedapetin seseorang yang udah bener-bener dia anggap soulmate.

5. Lightsaber

Ini tuh semacam lelucon dulu waktu mereka mau ngeluarin album Miracles in December. Banyak mucul tracklist palsu yang dibikin sama fans. Disana rumornya bakal ada lagu Run n Gun. Lah? Album natal terus ada lagu Run n Gun? Becanda kali. Dan ternyata bohong, gak ada lagu itu di album Miracles in Desember. Eh, sekarang di album ini ada lagu Lightsaber. Pake embel-embel Bonus Track sih. Gatel kayanya SM kalo ngasih lagu gratis, iya gak? 😀

(Read the review about Lightsaber’s Music Video here!)

*

Gila ya lama amat bikin postingan ini. Sebenernya pas MV nya baru keluar udah langsung dibikin, tapi karna satu dan lain hal terus ke pending dan akhirnya baru beres 😀

Mereka sempet bilang bakal promo singkat buat album ini, jadi sekarang pun udah jarang. Paling 2-3 mingguan kemarin aja.

Dan terakhir, Selamat Tahun Baru semuanyaaaa! 😉

.

.

.

.

.

By: ririnovi
Captured from EXO_Sing For You_Music Video; Chinese ver. EXO_Sing For You (为你而唱)_Music Video
Videos from SMTOWN

4 thoughts on “EXO’s Winter Special Album ‘Sing For You’ ㅡ Music Video

  1. Pingback: EXO’s Winter Special Album “For Life” – Music Video | Born to be an Imaginer

  2. Pingback: EXO’s Winter Speci Album “For Life” – Teaser | Born to be an Imaginer

  3. kereeeen udah bikin bener2 bapeeer, ya ampun cerita ini sedikit menyadarkan gue, gue ngga harus menyalahkan mrka yg pergi, gue ngga harus membenci mereka yg meninggalkan kami, karna sebenarnya mereka masih perduli dengan kami, mereka masih perduli satu sama lain. 😭😭😍😘😍😘 exo we are one KLM ❤❤❤❤

    • Karna sesungguhnya yang tau semuanya cuma mereka, kita cuma bisa mendoakan aja yg terbaik :’)

      Makasih ya udah sempet baca dan komen 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s