FF EXO : AEGYEO’S EFFECT


Title

Aegyeo’s Effect

Cast

All of EXO members, manager.

Genre

Comedy, Friendship

Rating

General

Length

Oneshot

Author

@ririnovi

***

Udah lama gak bikin FF komedi dan akhirnya bikin lagi, hehe makasih buat Kris yang udah meginspirasi. Jadi, aku kepikiran bikin FF ini setelah liat interview Tencent Celebrity EXO yang waktu di China itu. Kalo gak salah tanggal 7 Juni 2013. Biar lebih ngerti jalan ceritanya, dianjurkan udah nonton ya, atau minimal udah liat potongan acara waktu mereka main games-nya, hehe. Ini FF komedi, jadi kalo ngerasa biasnya terhina, ya maaf aja deh, bias aku juga terhina disini -.-

Oya, berhubung disini semua member EXO main, otomatis jiwa shipper nya keluar kan. Apalagi aku ini berjiwa BaekYeol shipper, jadi bakal ada adegan-adegan mereka bareng. Okai deh, mianhae kalo banyak typo, happy reading^^

***

Keduabelas member EXO sedang menunggu kedatangan manager mereka di dorm. Malam ini suasana sangat sepi. Tak ada canda tawa yang mereka ukir seperti biasa sebelum beranjak tidur. Kebanyakan dari mereka larut dalam acara yang sedang diputar di salah satu stasiun televisi. Tayangan drama Korea yang entah berjudul apa, karena mereka baru menonton episode ini saja.

Ada juga member yang sibuk dengan dunianya sendiri. Seperti Baekhyun yang sedaritadi mengotak-atik iPadnya, entah apa yang ia lakukan. Chanyeol yang beberapa kali mengintip gadget yang tak pernah lepas dari sahabatnya itu, namun selalu ketahuan. Kai yang tertidur dengan polosnya diatas sofa, memimpikan Janggu –anjing kesayangannya- yang mendadak berubah menjadi manusia. Juga Kris yang sikapnya berubah aneh sejak Lay memberikannya boneka alpaca yang dinamainya Ace. Belum lagi Suho, ia bertingkah seperti ahjumma-ahjumma penggosip semenjak mendapat predikat eomma dari kesepuluh anaknya –minus Kris yang berperan menjadi appa. Lihat saja sekarang, disaat yang lain serius menonton drama, ia malah sibuk memberikan komentar tak penting mengenai pemeran ataupun alur cerita drama tersebut.

“Ehm hyung, aku rasanya masih ingin berpromosi di China.”, ujar Baekhyun, menarik ujung baju member China yang duduk paling dekat dengannya, Lay.

“Kenapa memangnya?”, tanya Lay yang memang menyimak pertanyaan Baekhyun tadi.

“Entahlah, aku suka acara-acara televisi disana. Fans kita juga menyukainya.”, ujar Baekhyun sambil menunjukkan iPadnya pada Lay. Oh, ternyata sedaritadi Baekhyun sibuk membaca fanboard-fanboard yang ditulis para fansnya di website resmi mereka. Ia tak ingin Chanyeol melihat momen dimana Baekhyun harus membuka google translate demi mengetahui isi pesan yang tidak menggunakan bahasanya.

Seperti sekarang, ia menunjukan pesan bertuliskan karakter China yang takan dimengertinya tanpa menggunakan website pintar tadi. Namun, sepintar-pintarnya jaringan komputer, tentulah masih lebih pintar manusia.

“Ehm, kukira kau tidak benar-benar memahami pesan ini.”, ucap Lay sambil berbisik. Tidak membiarkan member lain mengetahui pembicaraan mereka, termasuk Chanyeol yang sedaritadi terlihat sedang menguping.

Baekhyun terdiam sejenak. “Ya hyung, kau kan tahu sendiri, aku belum terlalu mahir berbahasa China.”, ungkap Baekhyun malu-malu, padahal dalam hatinya ia mengutuk penerjemah yang membuatnya tampak bodoh dihadapan Lay.

Drama tersebut telah sampai pada titik utama. Dimana para pemeran berlomba-lomba untuk menyayat hati penontonnya. Tao beberapa kali terlihat menyeka air diujung matanya. Sedangkan D.O memilih membiarkan bulir-bulir air matanya turun membasahi pipi, agar terkesan lebih dramatis. Berbeda dengan Suho dan Sehun yang tidak malu untuk menangis hingga sesenggukan. Member yang lain masih terdiam serius menatap televisi, mencoba lebih meresapi cerita agar setidaknya mereka bisa menghasilkan air mata, walau hanya satu tetes.

“Aku akan ke kamar duluan ya, bangunkan aku jika manager hyung datang. Aku ingin menemani Ace tidur.”, ucap Kris tanpa merasakan pandangan jijik yang dilemparkan member lain. Acara menangis mereka buyar saat leader bertubuh jangkung tersebut mengucapkan kata-kata tadi.

“Kurasa kau membuatnya gila, Lay.”, ucap Luhan menyikut lengan Lay.

“Aku hanya berkata untuk menjaga alpaca itu seperti Kris gege menjaga anaknya sendiri.”, ucap Lay polos.

“Ya hyung! Kau kan akan memberitahu isi pesan ini padaku!”, tuntut Baekhyun kesal karena perhatian Lay malah tertuju pada hal lain.

“Iya maaf, aku lupa tadi.”, ucap Lay, kebiasaan buruknya tak pernah hilang. “Kau yakin mau tahu apa maksud dari pesan itu?”, tanya Lay meyakinkan.

Baekhyun mengangguk antusias, sementara Chanyeol yang duduk disampingnya sudah mengambil ancang-ancang untuk menguping lebih jelas. Lay membisikkan maksud dari pesan itu pada Baekhyun dengan tenang, tidak ingin mengganggu member lain yang kini sudah fokus kembali menonton drama. Suho dan Sehun sudah mulai sesenggukan lagi. D.O duduk sambil memeluk lutut. Tao menggigit sebuah bantal angry bird milik Kris karena tak ingin isakannya terdengar. Kini Luhan dan Chen sudah mulai menitikan airmatanya, sementara Xiumin sedikit tidak mengerti dengan jalan cerita drama ini. Makanya ia menonton dalam diam.

“Mwoya??!! Mereka menyukai aegyeo Kris gege??!”, teriak Chanyeol saat ia berhasil menguping bisikan Lay dari balik punggung Baekhyun.

Otomatis, acara menonton member lain terhenti kembali. Mereka melayangkan tatapan jijiknya, seperti yang mereka berikan pada Kris tadi. Sadar dengan kata-katanya yang terlalu keras, Chanyeol menutup mulut.

“Paboya.”, Baekhyun mendelik kearah Chanyeol.

“Mianhae..”, ucap Chanyeol kepada yang lain.

Xiumin yang sudah tidak tertarik dengan drama tersebut mendekati tempat duduk Lay dan duo BaekYeol. Ia mendengar dengan jelas saat Chanyeol mengucapkan kata aegyeo dan juga Kris. Menarik, pikirnya.

“Hey, apa kalian sedang membicarakan tentang Kris yang melakukan aegyeo saat kita interview kemarin?”, tanya Xiumin antusias.

“Iya, hyung. Ada salah satu fans yang mengirimkan pesan di website kita bahwa ia menyukai aegyeo Kris-ge.”, cerita Lay sambil menunjuk iPad yang sedang dipegang Baekhyun.

“Apa dia bercanda? Atau dia hanya ingin menghibur Kris?”, tanya Xiumin mencoba melihat pesan tersebut. Tidak sampai dua detik iPad tersebut mendarat ditangan Xiumin, ia mengambalikannya pada Baekhyun. Ia tak mengerti karakter China, maklum, ia kan masih pemula. Lirik lagu di album mereka saja kadang ia lupa.

“Kukira dia memang serius, hyung.”, ucap Baekhyun sambil mengotak-atik layar. Mencari satu huruf saja yang mungkin bisa dimengertinya.

“Aku setuju dengan Xiumin hyung.”, ucap Chanyeol. “Sepertinya dia hanya ingin menghibur Kris-ge saja. Kalian lihat sendiri kan, betapa menjijikannya saat dia melakukan aegyeo?”, Chanyeol mempraktekan saat Kris melakukan aegyeo dihadapannya. Namun, mau bagaimana lagi? sekeras apapun Chanyeol mencoba menduplikat wajah Kris, tetap saja aegyeo Chanyeol lebih lucu.

“Kau memang tidak merasa jijik saat melihatnya? Kau kan tertawa paling keras saat itu.”, ucap Xiumin pada Baekhyun.

“Aku hanya tertawa hyung, daripada aku diam dan terlihat bodoh?”, ucap Baekhyun. “Lagipula, saat Kris-ge melakukan aegyeo, dia membelakangiku. Jadi, apa yang bisa kulihat?”, Baekhyun terlihat menyesal tidak mendapatkan momen itu.

“Aku juga tidak melihatnya, wajah Kris-ge tertutup badan Chanyeol saat itu. Tapi, banyak fans di weibo yang bilang itu menjijikan, jadi aku percaya saja.”, ucap Lay polos, untuk kesekian kalinya.

“Nah kau Chanyeol, Kris melakukan aegyeo didepanmu, kan? Bagaimana menurutmu?”, tanya Xiumin.

Chanyeol memasang wajah bingung.

“Katakan saja, Kris-ge kan sudah masuk ke kamarnya, jadi dia takan mendengar.”, ucap Baekhyun memprovokasi.

Akhirnya Chanyeol memutuskan untuk mengeluarkan semua uneg-uneg yang ditahannya selama ini. “Sejujurnya ya, aku jadi sedikit trauma setelah itu. Awalnya aku biasa saja, tapi setelah itu aku mendapat mimpi buruk. Kris-ge terus menerus melakukan aegyeo didepan kita.”, wajah Chanyeol berubah muram. Sebenarnya ia tak ingin mengatakan ini, karena dianggapnya aib yang dapat mempermalukan dirinya sendiri.

“Annyeong..”, sapa salah satu manager mereka, Im Hyun Kyun saat memasuki dorm EXO. Semua member –kecuali Xiumin, Baekhyun, Chanyeol, Lay- bertepuk tangan. Hal itu tentu membuat empat member plus manager kebingungan.

“Sangat ditunggu-tunggu!”, ucap Luhan setengah berteriak.

“Benar! Mengharukan!”, ucap Tao.

Wajah manager mengeluarkan rona merah. Tak disangka, adik-adik yang sudah selama setahun belakangan diasuhnya begitu senang dengan kedatangannya. Apa mereka merindukannya?

“Aku kan hanya pergi sebentar, kalian sudah..”

“Eh, manager hyung sudah datang. Ada apa?”, tanya Suho sambil menghapus air matanya yang masih tersisa.

“Oh, ada manager hyung? Kenapa tidak terdengar pintu terbuka?”, ucap Chen.

“Iya, manager masuk lewat pintu depan, kan?”, tanya Tao.

Manager langsung mengarahkan pandangannya kearah televisi.

“Apa kalian sedang menonton sesuatu?”, tanyanya.

“Ya! Kami baru menonton episode terakhir dari sebuah drama. Kami tak tahu apa judulnya, tapi ini sangat mengharukan hyung! Kami akan menunggu untuk sequelnya!”, teriak Sehun masih dibanjiri air mata.

Manager terdiam. Baiklah, ini bukan hal yang harus dibahas, batinnya.

“Oke, aku sengaja menyuruh kalian menunggu untuk ini.”, manager mengeluarkan sebuah kepingan compact disk pada kesebelas manusia yang ada di ruangan itu.

“Apa itu hyung?”, tanya D.O ingin tahu.

“Ini tayangan saat kalian melakukan interview Tencent di China minggu lalu, kalian ingat?”

Xiumin, Lay, dan Baekhyun berpandangan sambil memasang wajah bahagia. Chanyeol terdiam, batinnya mengatakan agar manager menunda acara menonton ini. Ia masih trauma.

“Hyung! Hyung! Cepat nyalakan hyung! Kami ingin menontonnya!”, teriak Baekhyun anarkis. Ia menghampiri sang manager, mengambil benda yang sedang dipegang olehnya, dan tanpa basa-basi langsung memutar video tersebut.

“Biar kupanggil Kris-ge, dia bilang kan..”

“Jangan!”, teriak Xiumin dan Lay berbarengan. Chanyeol masih terdiam.

“Begini Tao, kau tidak kasihan melihat Kris-ge dibangunkan saat sedang tertidur pulas? Lagipula, ia bisa menonton tayangan ini besok lagi kan? Biar kita menontonnya lebih dulu sekarang.”, ujar Xiumin berpindah posisi ke sebelah Tao. Tao yang kesadarannya belum pulih sempurna akibat drama yang ditontonnya tadi hanya mengangguk.

“Baiklah, play!”, ucap Baekhyun sambil menekan tombol hijau di remote DVD.

Semuanya terdiam. Mereka menonton acara tersebut dengan seksama. Luhan menyentuh rambutnya, berpikir dalam hati bahwa rambutnya terlihat keren di acara itu.

“Kau memperkenalkan diri dengan nama ‘unicorn penyembuh’ hyung? Sembuhkan aku sekarang juga dari trauma ini..”, ucap Chanyeol memelas pada Lay. Lay hanya menatapnya sebentar. Entah ia tidak peduli, atau otaknya masih berusaha mencerna kata-kata Chanyeol.

“Kau menyebutkan dirimu sebagai member yang bersinar dan setia?”, tanya Xiumin, memandang jijik kearah Luhan. Yang ditatap hanya tersenyum penuh percaya diri.

“Sehun yang mengatakan itu padaku.”, ucap Luhan, memandang Sehun yang sebenarnya tidak mengerti, karena Luhan mengatakannya dalam bahasa Mandarin di interview itu.

Baby wolf? Ya! Kau dan aku masih lebih lucu aku, dan aku juga memiliki tubuh yang lebih kecil daripadamu. Jadi, aku yang lebih cocok mendapat panggilan itu.”, ucap Baekhyun pada Chanyeol sambil mengerucutkan bibirnya yang merah. Tidak ada yang peduli dengan ucapannya, termasuk Chanyeol. Mereka masih fokus menonton acara tersebut. Terlebih member Korea. Mereka harus meyiapkan mental yang kuat. Selain menonton, mereka juga harus membaca translate yang ada dibagian bawah video itu.

Saat MC bertanya binatang apa yang para member suka, Luhan menyebutkan rusa dan member lain menatapnya dalam diam. Luhan pun tak banyak berkomentar. Dan saat Kris menyebutkan jawaban ‘Angry Bird’, semua member langsung menatap aneh ke layar televisi. Tao yang sedaritadi memegang boneka Angry Bird milik Kris malah semakin bersemangat memeluknya.

Acara interview masuk dalam sesi permainan. Mereka disuruh membuat gerakan yang mewakili sebuah kata. Kemudian member yang berada di barisan paling terakhir harus menjawab kata tersebut. Dalam permainan tersebut keduabelas member EXO dibagi menjadi dua grup. Grup pertama yang akan bermain beranggotakan Lay, Baekhyun, Suho, D.O, Xiumin dan Chen.

“Kenapa kalian berdiri berjauhan saat itu?”, tanya Tao pada Baekhyun dan Suho.

“Aku tak tahu kalau posisi kami sangat jauh saat itu. Aku kan membelakanginya.”, ucap Suho. Matanya masih merah akibat menangisi drama tadi.

“Aku sudah berbisik pada Suho hyung untuk sedikit lebih mundur, tapi hyung tak mendengarnya.”, omel Baekhyun.

“Mungkin Suho hyung tidak ingin jauh-jauh denganku.”, ucap D.O dengan kepercayaan dirinya yang terlampau tinggi.

“Kau juga dekat-dekat denganku. Berarti kau juga tidak ingin jauh denganku, kan?”, tanya Xiumin membuat D.O terdiam.

“Hyung juga, pake meraba-raba tanganku. Aku merinding waktu itu, hyung.”, ucapan Chen yang terkesan memelas itu membuat Xiumin memaku diri. Dia tidak mau dianggap homo oleh yang lainnya.

“Wajahku tampan, bukan?”, tanya Lay memecah perdebatan. Semuanya terdiam.

“Kau membuat kotaknya terlalu kecil Baekhyun, aku tak tahu kalau kau sedang membuat cermin.”, ucap Suho mengomel lagi. Baekhyun diam, hanya memperhatikan gesturnya yang benar-benar tampan menurutnya.

“Kau juga hyung, kukira kau sedang memperagakan diri mencukur janggutmu. Habisnya, kau mengelus-elus dagu seperti itu. Aku kan jadi bingung.”, timpal D.O saat melihat lagi peragaan yang dilakukan Suho.

“Semuanya hancur gara-gara D.O hyung.”, ucap Tao polos, seketika mendapat tatapan mematikan dari D.O. Tao menutup mulutnya. Menyadari kata-kata yang terlalu frontal ia ucapkan itu.

“Akulah korbannya disana.”, ucap Chen. “Aku yang harus menjawab gerakan-gerakan aneh yang kalian tunjukkan itu. Aku frustasi.”, ucap Chen dramatis.

“Lagi-lagi wajah tampanku tersorot kamera.”, ucap Lay. Semua member memandangnya lagi dengan tatapan –cukup-Lay-kami-tak-mau-mendengarnya-lagi.

“Tapi aku pintar kan bisa menjawabnya?”, ucap D.O merasa dirinya paling hebat.

“Itu karena aku yang memang terlihat meyakinkan, bukankah begitu mantan eomma?”, tanya Suho memandang D.O dengan tatapan narsis yang juga ia tunjukan di video itu.

“Ya. Dan aku menyesal mengatakannya padamu, mantan appa.”, ucap D.O malas.

Selesai grup pertama. Kini giliran grup kedua. Ada Kris, Chanyeol, Luhan, Kai, Sehun, dan Tao.

Chanyeol sudah mengambil ancang-ancang dengan menutup matanya menggunakan jaket yang bahkan sedang ia gunakan. Ia tak ingin melihatnya lagi. Sudah cukup hal itu membuatnya mendapatkan banyak mimpi-mimpi menyeramkan. Berbanding terbalik dengan Baekhyun dan Xiumin yang memang sejak awal menunggu-nunggu bagian ini. Mereka ingin melihat bagian ini secara jelas. Lay juga ikut menatapnya fokus, ia tak ingin dibohongi oleh netizen-netizen di weibo. Ia harus membuktikannya sendiri.

“Oya, kenapa kalian tertawa saat itu? Kalian kan belum tahu apa kata yang harus ditebak.”, ucap Chen merujuk pada Chanyeol dan Luhan.

“Aku hanya ingin tertawa saja.”, ucap Chanyeol semakin menenggelamkan dirinya. Kali ini ia memilih sebuah bantal yang menjadi medianya.

“Aku tertawa karena mendengar Chanyeol dan Baekhyun yang tertawa keras.”, ucap Luhan polos.

Semua member merasa tegang. Kris memulai aksinya. Sebuah aegyeo berjenis ‘ppuing ppuing’ yang dilakukannya membuat Baekhyun yang notabene berada persis didepan televisi mengaga. Tak jauh beda dengan D.O yang semakin membulatkan matanya yang sudah bulat. Chanyeol terlihat tak bergerak dengan wajah yang ditenggelamkan ke sebuah bantal. Aegyeo yang dilakukan Kris benar-benar menghipnotis semua. Termasuk manager yang sedaritadi tidak menggubris obrolan-obrolan tak penting dari adik-adiknya.

“Kris-ge terlihat lucu, bukan?”, ujar Tao membuat member yang lain menegak ludah yang terasa sangat pahit di tenggorokannya. Mereka melihat kearah Tao yang sedang tersenyum-senyum melihat televisi sambil mengeratkan pelukannya pada boneka Angry Bird milik Kris.

“Aku tahu sekarang bagaimana perasaan Chanyeol.”, ucap Baekhyun dramatis. Dihampiri soulmate-nya tersebut kemudian menepuk-nepuk pundaknya pelan. Chanyeol mengangkat wajahnya ketika dirasakan sebuah tangan yang bertengger manis di pundaknya. Ia mengangguk paham dan melirik sekilas kearah televisi. Hal mengerikan itu sudah lewat, pikirnya.

Baekhyun duduk disampingnya dan menonton kembali acara tersebut. Chanyeol kini mulai bangkit dan memutuskan menonton juga. Hatinya menjadi kuat setelah mendapat support dari sahabatnya tersebut.

“Aegyeo-mu lucu sekali hyung.”, puji Sehun pada Luhan.

“Tentu saja. Kau tidak lihat bagaimana ekspresi orang itu?”, Luhan menunjuk pada seonggok manusia yang sedang tertidur dengan lelapnya diatas sofa. Yang tak lain adalah Kai. “Dia memandangku seakan terpesona dengan ketampanan dan kelucuanku.”, ucap Luhan. Pipinya merona karena kata-kata yang ia buat sendiri barusan. Membuat Sehun mengalihkan pandangannya. Mungkin cemburu pada Kai. Dia harus membalas dendam, pikir Sehun dalam hati.

“Kai hyung juga tampak lucu, padahal aku jarang melihatnya aegyeo seperti itu. Aku suka melihatnya aegyeo didepanku.”, ucap Sehun berpura-pura senang, agar membuat Luhan cemburu. Dan benar saja, mood Luhan langsung drop saat itu juga.

“Hey, Tao. Kenapa kau malah tertawa saat Sehun sedang ber-aegyeo?”, tanya Xiumin heran.

“Ehm, apa aku harus berkata jujur?”, tanya Tao, sempat melirik sekilas pada Sehun. Ia takut untuk mengutarakan pendapatnya.

“Katakan saja!”, ucap Luhan bersemangat, membuat Sehun memandangnya kesal.

“Jadi sebenarnya aku bukan menertawakan aegyeonya. Aegyeo Sehun sangat lucu dan imut seperti seharusnya.”, Tao mencari kata-kata yang tepat, apalagi setelah melihat Sehun menatap sengit kearahnya. “Aku.. hanya melihat sesuatu yang tampak mengganggu saja. Sudah, aku takkan mengatakannya.”, ucap Tao mengurungkan niat. Sehun tampak lega.

“Katakan saja Tao, kami akan melindungimu jika maknae itu melakukan hal-hal buruk setelah kau mengatakannya.”, ucap Suho, yang kemudian mendapatkan tatapan maut dari Sehun. Suho menatapnya lagi tak kalah tajam. Sehun menciut.

Tao menghela napas sebentar. Menimang-nimang untuk mengatakannya atau tidak. “Sebenarnya aku cukup kaget saat baru saja berbalik, tiba-tiba Sehun melakukan aegyeo persis dihadapanku, tanpa jeda.”, ucapnya mencurahkan semua isi hati. “Apalagi melihat rambutnya yang berwarna pelangi dalam jarak dekat itu, aku tak bisa menahan tawaku. Belum lagi, ada sebagian rambut kuningnya yang keluar-keluar dari topinya. Itu membuatku berpikir, dia terlihat seperti Woody Woodpecker.”, ucap Tao. Sehun mendengus kasar. Tao mulai panik.

“Hanya itu?”, tanya Chen tidak puas.

“Matanya hyung. Di matanya banyak kotoran!”, ucap Tao langsung menyembunyikan wajahnya kedalam boneka Angry Bird milik Kris.

Semua member menatap Sehun meminta komentarnya. Sehun memasang wajah cemberut. Dalam hatinya ia memaki Tao karena sudah membuatnya malu didepan yang lain. Dilihatnya sekilas, bahkan Luhan sedang mencoba menutup mulutnya karena khawatir tawanya akan meledak.

“Kau tidak mencuci wajahmu dulu, Sehun-ah?”, tanya Chanyeol polos.

“Jorok sekali.”, timpal Baekhyun jijik.

Sehun semakin memahat ekspresi kesal di wajahnya. Matanya mulai memerah, ia malu. Dengan gerakan tiba-tiba, ia berdiri dan menghentakkan kakinya ke lantai. Matanya sudah berkaca-kaca. Member yang lain menatapnya iba. Apalagi Baekhyun dan Chanyeol yang dengan sukses meledeknya barusan.

“Aku benci hyung semua!”, teriak Sehun kemudian menangis sekencang-kencangnya sambil berlari masuk ke kamar. Luhan yang kaget dengan sigap berlari menyusul adik kesayangannya tersebut.

“Kalian terlalu jujur dalam berkomentar.”, ucap Suho pada Chanyeol dan Baekhyun. “Kalian tahu kan, maknae kita yang satu itu sangat cengeng, bagaimana jika dia tidak mau melakukan aegyeo lagi didepan umum? Siapa yang akan menggantikannya?”, lanjutnya berceramah.

Baekhyun dan Chanyeol menunduk, mereka merasa bersalah.

“Kenapa juga Tao harus mengatakan itu.”, ucap D.O sambil memandang kearah pintu kamar Sehun yang tertutup. Masih terdengar suara isak tangis dan seseorang yang berusaha menenangkannya.

“Jadi aku yang salah? Kris-ge..”, Tao berlari masuk ke kamar Kris. Meminta pertolongan pada gege yang sangat dipercayanya tersebut.

“Kau membuatnya menangis, D.O.”, ucap Lay. “Perlu waktu sekurang-kurangnya tiga jam agar dia berhenti menangis.”

“Benarkah?”, D.O membuat ekspresi tak percayanya.

“Huaaaa!”, Chanyeol berteriak dan ikut menangis. Baekhyun yang ada disampingnya berusaha menenangkan agar namja jangkung tersebut berhenti menangis.

“Ada apa dengan Chanyeol??”, tanya Chen khawatir.

“Dia.. melihat televisi.. dan Kris-ge.. dan aegyeonya..”, ucap Baekhyun tak tega.

Semua mata member yang tersisa tertuju kearah televisi. Acaranya akan berakhir sebentar lagi.

“Putar ulang! Putar ulang! Bagian terakhirnya saja. Saat Kris melakukan aegyeo!”, pinta Xiumin dengan sangat. Ia tak mau kehilangan momen yang berharga tersebut. Ia baru ingat, kalau di acara ini Kris melakukan dua kali aegyeo. Dan ia tak melihat kali kedua itu.

Suho mengotak-atik remote DVD-nya. Entah dia sedang mencari tombolnya, atau dia tidak mengerti bagaimana cara memutar ulangnya. Akhirnya ia berhasil. Sebuah pemandangan baru. Setelah Tao mencoba menjawab gerakan yang ditunjukan Sehun, MC meminta Kris menunjukan lagi gesturnya sebagai orang pertama. Kris melakukan tiga gerakan aegyeo sekaligus. Mengulang gerakan ‘ppuing ppuing’ yang diawal sempat ia lakukan. Kemudian membentuk ‘v’ sign dan menempelkannya di mata. Yang terakhir membentuk gaya lucu dengan meletakan kedua tangannya dibawah dagu.

“Huaaaaaa!”, suara teriakan seseorang memecah kekhusyu-an semua member. Kai. Dia yang sejak tadi damai dalam tidurnya kini terbangun sambil meneteskan air mata.

“Aku bermimpi buruk, hyung!”, ucapnya sambil terisak.

D.O yang notabene hyung yang paling menyayangi Kai langsung mendekatinya. Memintanya bercerita, apa mimpi yang didapat Kai.

“Aku bermimpi.. Kris hyung.. dia.. melakukan aegyeo lagi..”, Kai terisak semakin keras. Mimpi terburuk yang pernah dialaminya selama hidup hampir dua puluh tahun di dunia.

D.O yang menyadari sesuatu langsung menyambar remote televisi dan mematikannya. Kini hanya terdengar isakan tangis dari Kai dan Chanyeol yang juga belum reda. Sehun keluar dari kamarnya, diikuti Luhan. Ia kembali menangis saat melihat dua hyungnya sedang menangis. Luhan merasa usahanya untuk menenangkan Sehun tadi sia-sia.

“Aku sudah bilang, aku tak ingin melihat video itu lagi!”, ucap Chanyeol di sela tangisannya.

“Tenang Chanyeol, acaranya sudah selesai. Kau tidak perlu takut lagi.”, ucap Chen saat mendapati Baekhyun putus asa menenagkan sahabatnya.

“Mungkin kau tidak sadar menonton acara interview tadi, Kai. Tenanglah, mimpi burukmu sudah berakhir.”, Suho ikut menangkan Kai bersama D.O.

Xiumin menghampiri Sehun dan Luhan. Ditepuknya perlahan pundak maknae itu. “Tao tidak bermaksud mengatakan itu padamu, jadi jangan menangis lagi.”

Terdengar satu lagi isakan tangis. Berasal dari kamar Kris. Pintu terbuka dan terlihat Tao keluar dari kamar tersebut, masih dengan air mata yang mengalir deras.

“Uljima Tao, jangan menangis ya, ppuing ppuing.”, Kris melakukan aegyeo beberapa kali untuk membuat Tao berhenti menangis. Tak sadar, semua member tengah memandang kearahnya dengan tatapan tak percaya. Suho mulai merasa hatinya rapuh, ia kemudian ikut menangis setelah melihat aksi Kris yang diluar dugaan itu,

Chen dan Baekhyun memeluk Chanyeol sambil menangis juga. Tak membayangkan akan melihat Kris melakukan aegyeo lagi. Tepat dihadapan mereka. Luhan dan Xiumin membawa Sehun masuk kedalam kamar. Mereka juga sedih melihat kelakuan orang yang mereka sebut ‘appa’ itu tak seberwibawa kebanyakan ayah yang mereka tahu.

“Hyung! Lucu sekali aegyeomu! Aku ingin melihatnya lagi!”, teriak Lay yang memang sedaritadi hanya diam memandang kearah Kris. “Aku sudah lama tidak melihat badut pesta!”

Kris terdiam, berusaha mencerna perkataan Lay yang tiba-tiba saja menusuk hatinya. Ia masuk ke kamar, dan beberapa saat kemudian terdengar bunyi tangis yang menggema ke seluruh bagian dorm mereka. Manager mereka terpaku melihat keadaan dorm yang sudah tak kondusif. Suara tangisan dimana-mana, isakan kesedihan yang menyayat hati. Belum lagi, suara seseorang yang menangis meraung-raung didalam kamar. Ia memutuskan untuk lari dan pergi dari dorm itu. Melaporkan hal tersebut pada direktur mereka, Lee Sooman. Ia ingin mengatakan, jangan lagi menyuruh para artisnya melakukan aegyeo didepan umum. Jika tidak, agensi mereka akan hancur karena artisnya sendiri.

END

08 Juli 2013

Waaah akhirnya selesai juga. Gimana? Adakah yang baca tapi belum nonton interview nya? Bisa dimengerti tidak jalan ceritanya? Agak bingung juga sih gimana bikin narasinya karena emang aku pengennya nyeritain tentang interview itu, hehe. Tapi, gomawo deh udah baca;)

Advertisements

34 thoughts on “FF EXO : AEGYEO’S EFFECT

  1. Nae ketawa sambil guling-gulingan(?) di kasur… Malah halmeoni sama eomma ngira nae gila.. T^T

  2. hahaha lucu thor!!! Aku gk tahan, tanggung jawab thor!! Perutku sakit gegara banyak ketawa, gk bisa bayangin keadaan dorm waktu itu, haduuuh-_- , gk nyangka juga kalo akhirnya kris juga ikutan nangis -_-

    • Selamat datang di tingkat selera humor ku ini :’)
      Maaf ya kalo humor nya receh banget wkwkwk

      Btw makasih banyak udah mau baca dan komen 😀

  3. hahaha lucu thor!!! Aku gk tahan, tanggung jawab thor!! Perutku sakit gegara banyak ketawa, gk bisa bayangin keadaan dorm waktu itu, haduuuh-_- , gk nyangka juga kalo akhirnya juga ikutan nangis -_-

    • Ff yg gimana dulu nih? Kalo yaoi, aku gak begitu suka sih, dan suka agak gimanaaa gitu bacanya 😀
      Soalnya aku liat kris itu kaya kakak banget buat tao T^T

  4. Hua kris keren kok thor, aku aja tiap malam nonton video itu 😀
    Sehun juga imut banget, apalagi pas Tao ketawa 😀
    Endingnya ada TaoRis moment, merek joget bareng 😀

    • Iyaaaa dia mau gimana gimana juga tetep keren, cuma ya kadang suka agak kesambet tiba tiba bertingkah aneh ㅋㅋㅋ
      Woaaaa taoris shipper nih? Sini tos dulu 😀

      Btw makasih ya udah sempetin baca dan komen 😉

  5. barusan tau kalo kris pernah aegyo-_-”
    aku gabisa bayangin kalo aku diposisi manager exo XD
    ini ff baguss banget. apalagi genrenya komedi
    jarang2 lho ada ff comedy bagus. banyak sih tapi garing.-.
    keep writing author-nim/?

    • Udah liat belom video nya? 😀
      Jangankan jadi manager nya, cuma liat di depan layar komputer aja kayanya udah ogah wkwk gak deng.

      Makasih ya 🙂 makasih juga udah sempetin baca dan komen 😉

    • Kata kris, berhubung dia leader yang baik dan berhubung Lay juga orangnya kelewat polos, jadi udah dimaafin aja 😀

      Btw, thanks ya udah baca dan sempetin komen 🙂

  6. Emg sih, gaya kris lbh cocok cool. Tp ebenernya aegyonya kris gak jelek2 amat, dia nglakuinnya juga spontan, tega amat ya… kok gitu sih, di bilang jijik -__-

  7. wkwkwkwk
    separahitukah aegyo kris xD

    tapi emang bener sih,temenku yang lihat sampe ngeclose youtube habis lihat aegyonya kris xD
    btw sumpah ngakak banget bacanya,
    beruntung lg dirumah sendirian,

    dan lay yaampun kata”nya ngejleb banget xD

    • Ya begitulah emang si kris sok sok an aegyeo padahal kan cold city namja banget dia T.T jadinya kan FAILED BANGEEEEEET hahay
      Bagaimanapun tepuk tangan dulu yok atas usahanya kris wkwkwk
      Yah sepolos itulah lay di mata aku, jadi…….. begitulah 😀

      Anyway, makasih ya udah baca dan komen 😉

  8. bwahahahaahaaaa…..

    sumpah ngakak banget..

    keren thor..
    sering” ja bkin yg bgnian…

    blm pernh liat vdeo’y jd pnasarn..

    ga bsa ngbayangin aegyo’y kris yg “menjijikn” ntu

    • Komen disini lagi dong kalo kamu udah liat videonya 😀
      Sebenernya yang di ff emang sengaja dibikin agak lebay sih, aslinya ya ga semenjijikan itu meskipun tetap menjijikan. Kris ga cocok aja sama aegyo aegyo begituan:P
      Btw, aku emang lagi suka bikin ff ngaco yg berasal dari kenyataan gini wkwk last, makasih ya udah baca dan sempetin komentar;-)

  9. Bwahahahaha….
    baguuus thorr.!!!
    neomo kyeopta…..

    kasihan banget ya.. kris gege.,??? seakan2 mereka semua (minus lay+tao) jijik gitu lihat kris gege aegyeo. wkwk

    habis’x siiih… kris-ge itu kagak cocok yg kayak begituan. wkwk
    kalau’ masalah aegyeo beraegyeo itu specialis’x sehuunnie… Cieeelah.

    Nice ff.!
    ku tunggu karya2 yg lain’x Author!
    Hwaiting!!!

    • Iya bener banget, kris gak cocok mau aegyo gimana gimana juga, merusak image nya yang udah cool dari sananya:-D
      Makasih ya chingu, udah sempet baca dan komen. Ditunggu juga kunjungannya lagi;-)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s