FF EXO : SWINE FLU


Gambar

 

Title

SWINE FLU

 

Cast

Kim Joon Myun (Suho)
Park Chan Yeol
Byun Baek Hyun
Oh Se Hun

 

Genre

Comedy

 

Rating

General

 

Length

Ficlet

 

Author

@ririnvovi

 

Jadi ceritanya waktu itu lagi baca-baca faktanya Taemin, dan katanya dia pernah kena swine flu (flu babi), cuma gejala sih katanya. Nah, pas baca kata ‘swine flu’ itu kepikiran buat bikin FF dengan judul yang sama. Tadinya cast-nya juga mau Taemin, cuma kesannya kaya nanti ga lucu aja. Terus nantinya di bash gara-gara dikira mau bikin lelucon dari sebuah penyakit yang pernah diderita dia, padahal kan niatnya lucu-lucuan aja.

Dan karena aku BaekYeol shipper, maka dari merekalah yang akhirnya aku jadiin main cast! FF BaekYeol pertama aku. Ya meskipun mungkin BaekYeol moment-nya kurang kali ya, hehe. Hope you like it!

Okai, BaekYeol is coming~

***

 

“Hyung, kau tahu sepertinya Chanyeol terkena flu babi!”, ucap Baekhyun pada Suho.

“Flu babi? Darimana kau tahu?”, tanya Suho heran.

“Dari tanda-tanda nya, semuanya hyung. Dia benar-benar terkena flu babi. Aku takut dia semakin parah lalu menularkannya padaku.”, ucap Baekhyun sedikit sedih.

“Aku adalah guardian seluruh member EXO, jadi aku harus bisa menyembuhkan Chanyeol kembali!”, tekad Suho.

“Ne hyung, hwaiting! Aku mendukungmu!”

***

“Chanyeol, apa kau mau mengantarku ke dokter?”, tanya Suho hati-hati memasuki kamar Baekyeol.

“Kau sakit apa hyung? Tumben sekali kau mau ke dokter, seingatku kau anti sekali dengan dokter.”, ucap Chanyeol tanpa memandang hyung-nya itu. Hanya fokus pada layar televisi.

“Aku tidak mau berlama-lama sakit, kajja antar aku!”

“Ne hyung.”

Chanyeol berjalan malas ke arah hyung-nya itu sambil membawa sebuah mantel tebal. Cuaca diluar memang sedang tidak bersahabat, angin berhembus dengan kencang tanpa mempedulikan kondisi kesehatan makhluk hidup yang ada di bumi.

“Tunggu sebentar, biar aku masuk menemui dokter.”, ucap Suho meninggalkan Chanyeol duduk sendiri di kursi tunggu.

Beberapa saat kemudian Suho keluar dari ruangan dokter.

“Sudah selesai, hyung? Kajja kita pulang!”

“Sebaiknya kau juga ikut diperiksa, hanya mengecek keadaan saja. Siapa tahu ada penyakit yang tersembunyi didalam tubuhmu.”

“Tidak perlu, hyung. Aku sehat.”

“Sudahlah, masuk saja. Biar aku yang traktir biaya dokternya.”

“Lebih baik hyung belikan aku Gobchang saja.”

“Andwae! Gobchang itu memakai daging babi. Kau tidak bisa memakan itu! Sudahlah masuk saja, biarkan dokter memeriksamu.”

Chanyeol menuruti perintah hyung-nya itu meski sedikit bingung dengan sikap anehnya yang jarang sekali terjadi seperti ini.

Dokter menyarankan ia untuk memeriksa secara keseluruhan kondisi fisiknya. Dari mulai pemeriksaan detak jantung, suhu tubuh, sampai makanan apa yang sering dimakannya pun tak luput ditanyakan oleh dokter yang sudah berambut putih itu.

“Baiklah, aku akan mengambil sedikit darahmu.”

“Mwo? Untuk apa? Aku bahkan tidak sakit.”

“Katakan saja ini sekedar membersihkan darah-darah kotor yang ada dalam tubuhmu.”

“Ah, kenapa jadi seperti ini?”, keluh Chanyeol dengan wajah melipat.

Daripada berlama-lama disitu ia berpikir lebih baik menuruti kata dokter walaupun ia tak mengerti untuk apa pemeriksaan ini dilakukan. Dia memang agak curiga, karena Suho saja yang tadi mengeluh sakit hanya sepuluh menit berada di ruangan dokter. Tapi kenapa sudah setengah jam ini dia belum juga keluar?

“Baiklah, pemeriksaan hari ini selesai. Kau bisa datang dua hari lagi untuk melihat hasil cek darahmu.”, ucap dokter setelah puas menyedot berliter-liter darah Chanyeol.

Tak perlu banyak banyak basa basi Chanyeol keluar tanpa memandang hyung yang sedari tadi menunggunya di kursi depan ruangan.

“Apa yang dikatakan dokter?”, tanya Suho mencoba menyamakan langkahnya dengan Chanyeol.

“Sebenarnya hyung ada rencana apa membawaku ke rumah sakit dan memeriksakan aku ke dokter? Hyung kira aku sakit apa, huh? Kau tidak sakit kan? Itu hanya alasanmu agar aku mau dibawa ke dokter kan?”, tanya Chanyeol bertubi-tubi seraya meninggalkan Suho sendiri dibelakangnya.

Namun Suho tidak gentar, dua hari lagi dia akan mengambil hasil pemeriksaan dokter untuk Chanyeol. Dia ingin memastikan bahwa penyakit flu babi yang diderita Chanyeol belum sampai pada tahap serius.

***

Malam harinya..

“Hyung! Hyung! Tubuh Chanyeol sangat panas! Hyung! Hyung!”, teriak Baekhyun dari balik pintu kamar Suho.

“Ada apa hyung? Ini sudah malam.”, ucap seseorang yang membukakan pintu.

“Sehun, dimana Suho-hyung? Dia harus membantuku sekarang. Suhu tubuh Chanyeol sangat tinggi, aku kuatir padanya tapi aku bingung harus berbuat apa.”, ucap Baekhyun sedih.

“Kau sudah mengukur suhu tubuhnya?”, tanya Suho keluar dari balik tubuh Sehun yang lebih tinggi darinya.

“Sudah hyung. Suhu tubuhnya sampai empat puluh derajat. Aku takut.”, ucap Baekhyun panik.

Suho dan Sehun mengikuti langkah kaki Baekhyun menuju kamarnya dan Chanyeol. Terlihat tubuh Chanyeol yang tertutup rapat oleh selimut. Udara malam ini memang sangat dingin, apalagi untuk orang yang sedang sakit seperti dia. Udara seperti ini sangat rawan. Bahkan jika virusnya sudah sangat ganas, hal ini bisa mematikannya.

“Apa kau baik-baik saja, Chanyeol?”, tanya Suho.

“Ya, aku baik-baik saja hyung. Kau tidak perlu membawaku ke dokter lagi. Nyatanya setelah pulang dari dokter aku malah sakit.”, ucap Chanyeol dari balik selimutnya.

“Ini pasti gara-gara flu babi-mu kan Chanyeol?”, tanya Baekhyun dengan suara sedikit kencang.

“Tidak ada hubungannya dengan itu. Ini hanya flu biasa.”, ucap Chanyeol terus saja mengelak.

Melihat kejadian itu, hati Suho sedikit terhenyak. Mungkin Chanyeol hanya tak ingin semuanya repot dengan penyakitnya itu. Tapi tentu saja dia harus disembuhkan.

“Sebenarnya ada apa ini, hyung? Aku tidak mengerti.”, tanya Sehun polos.

“Kau lebih baik tidur lagi. Luhan pasti akan menghawatirkan keadaanmu jika kau tidur terlalu malam.”

***

Dua hari kemudian, Suho sudah bersiap untuk mengambil hasil pemeriksaan Chanyeol. Kini suhu badannya memang sudah menurun, tapi bukan berarti virus di tubuhnya sudah hilang kan?

“Jadi bagaimana hasil pemeriksaannya, dokter?”

“Dia baik-baik saja. Sangat sehat. Kau pikir apa yang mengganggunya?”, tanya dokter ramah.

“Dia sehat? Tapi kemarin dia panas tinggi, ya meski sekarang panasnya sudah turun. Teman baiknya mengatakan dia terkena flu babi.”, ucap Suho serius.

“Flu babi? Penyakit itu sudah lama dihapuskan karena tidak sesuai dengan pri kemanusiaan dan pri keadilan.”, ucap dokter dengan nada bergurau.

“Hah? Dihapuskan?”, tanya Suho bingung.

“Ya, tidak mungkin ada penyakit itu lagi karena semua virusnya di dunia ini sudah dimusnahkan.”, ucap sang dokter penuh keyakinan.

Suho melangkahkan kakinya dengan gontai. Dia sangat tidak mengerti mengapa Baekhyun bisa mengatakan dengan gamblang bahwa Chanyeol terkena flu babi. Nyatanya flu babi ternyata sudah dihapuskan dari dunia ini. Dan bodohnya lagi, kenapa ia tidak menanyakan gejala yang ditunjukkan Chanyeol sampai bisa dikatakan flu babi?

Setelah sampai di dorm mereka, Suho langsung menuju kamar Baekyeol.

“Kurasa penyakit flu babi mu semakin parah! Daripada aku tertular olehmu lebih baik aku pindah kamar saja. Aku akan tidur bersama Suho-hyung dan Sehun saja.”, terdengar suara Baekhyun dari luar kamar Baekyeol.

“Kau tidak boleh pergi, kau bilang kita akan selalu bersama apapun yang terjadi?”, kali ini terdengar suara berat Chanyeol yang khas.

“Kali ini tidak lagi. Aku tidak ingin terkena flu babi sepertimu!”

Baekhyun keluar dari kamar dan mendapati leader di grup nya itu berada didepan kamarnya.

“Kebetulan sekali hyung ada disini. Aku ingin pindah kamar, bisakah aku satu kamar denganmu dan Sehun?”, tanya Baekhyun dengan wajah aegyo-nya.

“Kenapa memangnya dengan Chanyeol? Aku sudah mengambil hasil pemeriksaan kesehatannya di dokter dan nyatanya dia sangat sehat, tidak terkena penyakit sedikitpun. Apa lagi flu babi yang kau bilang itu. Apa kau tahu..”

“Hyung berisik sekali! Apa kau ingin jadi seperti Siwon-hyung yang senang berdakwah?”, ucap Baekhyun dengan wajah yang sedikit kesal. “Kalau kau tidak percaya, masuk saja kedalam dan lihat!”

Suho membuka pintu kamar Baekyeol. Disaat yang sama Chanyeol keluar memakai kostum babi yang baru ia beli kemarin sore.

“Baekhyun! Bawa kembali barang-barangmu kedalam!”, ucapnya sambil menarik tas Baekhyun yang berisi baju-baju.

“Andwae! Bakar dulu semua boneka babi dan kostummu itu. Sangat menjijikkan!”, ucap Baekhyun menarik kembali tasnya yang direbut oleh Chanyeol.

“Aku hanya sedang suka pada babi babi berwarna pink ini, apa yang salah? Sudahlah, ini kan masalah sepele. Ayo kembali!”

“Aku tidak akan kembali sebelum kau sembuh dari flu babi mu itu!”

Suho melirik ke dalam kamar Baekyeol. Cat kamar dengan warna pink yang sempurna. Di beberapa bagian dindingnya terdapat gambar babi berwarna pink. Saat itu dia menyadari, flu babi yang dimaksud Baekhyun berbeda dengan flu babi yang dimaksud dokter.

“Hyung, ayolaah biarkan aku pindah ke kamarmu! Aku tak ingin terkena flu babi seperti dia!”, teriak Baekhyun.

“Ani! Urusi saja masalah kalian dan babi babi ini. Aku muak mendengar semua hal tentang babi. Ini, hasil pemeriksaanmu. Flu babi tingkat tinggi.”, ucap Suho berjalan dengan ganas meninggalkan dua orang yang menurutnya tak lebih dari babi-babi panggang yang ada di restoran. Dia sangat kesal setelah mengetahui apa maksud dari FLU BABI yang dibicarakan Baekhyun.

END

22 Juni 2012

 

Tadaaa! Flu babi yang dokter maksud dan yang si Baekhyun maksud beda ya ternyata teman-teman. Pelajaran dari FF ini: “Jangan terlalu mempercayai omongan couple lawak kaya BaekYeol.” huahahahaha, sekali lagi terimakasih buat yang udah baca. FF ini pernah author post juga di EXO Fanfiction 🙂

Advertisements

8 thoughts on “FF EXO : SWINE FLU

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s